Rismareni Pransiska
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Permainan What’s Missing Terhadap Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris Anak Sisri Ningsih; Elise Muryanti; Rismareni Pransiska; Syahrul Ismet
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2403

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya ketersediaan media permainan di Taman Kanak-kanak Pertiwi 1 Kantor Gubernur Padang, khususnya dalam pengenalan kosakata bahasa Inggris. Selama ini, proses pembelajaran bahasa Inggris hanya dilakukan melalui metode bernyanyi yang lagunya kurang bervariasi. Sehingga beberapa anak masih mengalami kesulitan dalam  memahami dan mengingat kosakata yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa pengaruh permainan What’s Missing terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris di Taman Kanak-kanak Pertiwi 1 Kantor Gubernur. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis metode Quasi Eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh murid Taman Kanak kanak Pertiwi 1 Kantor Gubernur Padang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster Sampling (Area Sampling). Sampel pada penelitian ini yaitu kelas B2 sebagai kelas eksperimen dan kelas B4 sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelas berjumlah 15 anak. Berdasarkan analisis data, hasil rata-rata score pre-test kelompok eksperimen adalah 8,60 dan rat-rata skor post-test adalah 18,73. Sementara pada kelompok kontrol rata-rata score pre-test adalah 7,33 dan rata-rata score post-test adalah 16,20. Data yang dihasilkan berdistribusi normal serta homogen. Pada uji hipotesis dengan Independent sample t-test nilai sig (2-tailed) adalah sebesar 0,00 < 0,05 maka H0 ditolak, Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa permainan What’s Missing dapat berpengaruh terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris anak.
Pengaruh Pengunaan Media Kahoot terhadap Pengenalan Pendidikan Seksual Pada Anak Usia 5-6 Tahun Darmi Lestari; Yul Syofriend; Setiyo Utoyo; Rismareni Pransiska
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Kahoot terhadap pengenalan pendidikan seksual pada anak usia 5–6 tahun di TK Negeri 1 Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues Aceh. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya pemahaman anak terhadap konsep tubuh pribadi, batasan fisik, dan perlindungan diri, serta minimnya media pembelajaran yang digunakan dalam penyampaian materi sensitif seperti pendidikan seksual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 10 anak yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian mencakup indikator pengenalan tubuh pribadi, batasan sentuhan, dan strategi perlindungan diri. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana untuk mengetahui pengaruh media Kahoot terhadap peningkatan pemahaman anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari penggunaan media Kahoot terhadap pengenalan pendidikan seksual, dengan nilai t hitung sebesar 3,328 dan signifikansi 0,046 (< 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis permainan seperti Kahoot mampu meningkatkan partisipasi, motivasi, dan pemahaman anak terhadap konsep-konsep dasar pendidikan seksual secara interaktif dan menyenangkan. Dengan demikian, Kahoot dapat dijadikan sebagai media pembelajaran alternatif yang efektif dalam memperkenalkan pendidikan seksual pada anak usia dini secara kontekstual dan ramah anak.
Pengaruh Media Pop up Book Digital terhadap Keterampilan Bercerita Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Pelita Bunda Kabupaten Solok Anisa Putri; Vivi Anggraini; Rismareni Pransiska; Elise Muryanti
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2422

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan bercerita anak usia 5–6 tahun di TK Pelita Bunda Kabupaten Solok. Anak-anak menunjukkan kesulitan dalam mengulangi isi cerita secara singkat, cenderung malu berbicara di depan kelas, dan kurang mampu menyampaikan kembali tokoh maupun alur cerita yang telah disampaikan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode bercerita dengan media Pop Up Book Digital terhadap keterampilan bercerita anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini semua anak dengan jumlah peserta didik 53 anak, sampel pada penelitian ini adalah 30 anak, 15 anak B1 dan 15 anak B2. Sampel yang terbagi dalam dua kelas: kelas eksperimen (media Pop Up Book Digital) dan kelas kontrol (media buku cerita biasa). Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan bercerita. Hasil post-test menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata nilai 13,67, sedangkan kelas kontrol 11,93. Uji statistik menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,028 (< 0,05), dengan nilai effect size sebesar 0,847 yang termasuk dalam kategori kuat. Dengan demukian, hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media Pop Up Book Digital berpengaruh signifikan dan kuat dalam meningkatkan keterampilan bercerita anak usia 5–6 tahun.