Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan bercerita anak usia 5–6 tahun di TK Pelita Bunda Kabupaten Solok. Anak-anak menunjukkan kesulitan dalam mengulangi isi cerita secara singkat, cenderung malu berbicara di depan kelas, dan kurang mampu menyampaikan kembali tokoh maupun alur cerita yang telah disampaikan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode bercerita dengan media Pop Up Book Digital terhadap keterampilan bercerita anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini semua anak dengan jumlah peserta didik 53 anak, sampel pada penelitian ini adalah 30 anak, 15 anak B1 dan 15 anak B2. Sampel yang terbagi dalam dua kelas: kelas eksperimen (media Pop Up Book Digital) dan kelas kontrol (media buku cerita biasa). Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan bercerita. Hasil post-test menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata nilai 13,67, sedangkan kelas kontrol 11,93. Uji statistik menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,028 (< 0,05), dengan nilai effect size sebesar 0,847 yang termasuk dalam kategori kuat. Dengan demukian, hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media Pop Up Book Digital berpengaruh signifikan dan kuat dalam meningkatkan keterampilan bercerita anak usia 5–6 tahun.
Copyrights © 2025