Renistiara Medilianasari
State University of Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of STEAM Learning in Developing the Creativity of Children Aged 4–5 Years Khuriyah Ilmi Haqiqi; Renistiara Medilianasari
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 15 No. 2 (2026): Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v15i2.16264

Abstract

This study aims to describe the process of STEAM-based learning in developing the creativity of children aged 4–5 years at PAUD Sekar Nagari. This study employed a descriptive qualitative approach using a case study method. The research participants consisted of 20 children, 2 classroom teachers, and the school principal. Data were collected through observations, interviews, and documentation. The findings indicate that STEAM learning was implemented through play-based activities integrating the elements of science, technology, engineering, arts, and mathematics into thematic learning activities. The learning process consisted of the stages of apperception, stimulation, exploration, and reflection. Teachers acted as facilitators by providing children with opportunities to explore, experiment, and freely express their ideas. STEAM learning was able to develop children's creativity, as reflected in their ability to generate diverse ideas, solve problems using various approaches, and create unique and imaginative works. Although several challenges were encountered, such as limited time and learning media, the learning process remained effective through the utilization of simple materials available in the surrounding environment.
Penguatan Pembelajaran STEAM melalui Kegiatan Ecoprint Ramah Lingkungan bagi Anak Usia Dini: STEAM Learning Development through Environmentally Friendly Ecoprint Activities for Early Childhood Learners Naili Rohmah; Edi Waluyo; Renistiara Medilianasari; Arini Dwi Cahyani; Alyna Salsabila; Alya Marsha Andini; Fahada Zahra Asi As Fadh; Sasta Istiqomah Diah Saputri
DARMADIKSANI Vol 6 No 3 (2026): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i3.11585

Abstract

Pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) pada anak usia dini perlu dikembangkan melalui kegiatan yang konkret, kreatif, dan dekat dengan lingkungan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat penerapan pembelajaran STEAM melalui kegiatan ecoprint ramah lingkungan pada peserta didik RA Al Asror. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan dan pelatihan bagi guru, demonstrasi teknik ecoprint, praktik bersama peserta didik, pembilasan dan pengeringan hasil karya, serta pemberian apresiasi berupa hasil karya kepada peserta didik. Sebelum kegiatan utama, guru memperoleh pelatihan mengenai teknik dasar ecoprint dan praktik pembuatan serta evaluasi hasil karya sebagai bekal pendampingan kepada peserta didik. Kegiatan utama dilaksanakan pada 8 Mei 2026 dengan melibatkan peserta didik yang dibagi menjadi empat kelompok dan didampingi oleh guru serta tim pengabdi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ecoprint dapat menjadi media pembelajaran yang mengintegrasikan unsur Sains, Teknologi, Rekayasa, Seni, dan Matematika secara sederhana dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Peserta didik terlibat aktif dalam memilih dan menyusun tumbuhan, menggunakan alat, menghasilkan motif, serta bekerja sama dalam kelompok. Kegiatan juga memberikan stimulasi terhadap kreativitas, keterampilan motorik, kemampuan kognitif, interaksi sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan. Bagi guru, kegiatan ini memberikan pengalaman dan alternatif dalam mengembangkan pembelajaran STEAM berbasis bahan alam. Dengan demikian, ecoprint berpotensi dikembangkan sebagai kegiatan pembelajaran kreatif, kontekstual, dan ramah lingkungan bagi anak usia dini.