Sausan Muhammad Sholeh
Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Isi Pesan Akidah pada Whatsapp Group Hijrah Fisabilillah Dhea Riza Armyfa; Parihat Kamil; Sausan Muhammad Sholeh
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8336

Abstract

Abstract. In this era the social media is widely used as a tool of Islamic preaching (dakwah), namely WhatsApp Groups as one of the platforms for religious communication. The group of Hijrah Fisabilillah is a digital community where actively disseminates the messages in relation  to Islamic creed (akidah). This study aims to analyze the content of akidah messages in the group which is based on Bernard Berelson’s theory, this study includes the message categories, patterns of message delivery, and the message tendencies. This research uses a qualitative method with a content analysis approach. The data were collected through documentation during the month of Ramadan 1446 H/2025 CE. The results show that the akidah messages in this group comprehensively reflect the teachings of tauhid, including rububiyah, uluhiyah, and asma’ wa sifat in the WhatsApp Group. The delivery patterns are concerning such as narrative, persuasive, and educational, while the message tendencies emphasize the introspective calls and the strengthening of tauhid. In conclusion, the WhatsApp Group of Hijrah Fisabilillah serves as an effective medium for dakwah, positively and interactively shaping the members’ understanding of akidah. Abstrak. Di era ini , media sosial banyak digunakan sebagai sarana dakwah Islam, salah satunya adalah Grup WhatsApp sebagai platform komunikasi keagamaan. Grup Hijrah Fisabilillah merupakan komunitas digital yang aktif menyebarkan pesan-pesan yang berkaitan dengan akidah Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi pesan akidah dalam grup tersebut berdasarkan teori Bernard Berelson, yang mencakup kategori pesan, pola penyampaian pesan, dan kecenderungan isi pesan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Data dikumpulkan melalui dokumentasi selama bulan Ramadhan 1446 H/2025 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan-pesan akidah dalam grup ini secara menyeluruh mencerminkan ajaran tauhid, yang meliputi tauhid rububiyah, uluhiyah, dan asma’ wa sifat. Pola penyampaian pesan yang digunakan meliputi naratif, persuasif, dan edukatif, dengan kecenderungan pesan yang menekankan ajakan untuk introspeksi dan penguatan tauhid. Kesimpulannya, Grup WhatsApp Hijrah Fisabilillah menjadi media dakwah yang efektif dalam membentuk pemahaman akidah anggota secara positif dan interaktif.
Pola Komunikasi Ustadzah Idah Saidah dalam Pembinaan Keagamaan Nasywa Zaqiyah Raihani; Ida Afidah; Sausan Muhammad Sholeh
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v6i1.9947

Abstract

Abstract. This research is motivated by the crucial role of communication in religious guidance within majelis taklim, particularly for housewives with diverse religious education backgrounds. Majelis Taklim Adz-Dzikro in Kampung Cilokotot serves as a space for guidance that not only delivers religious materials but also fosters active and dialogic interactions. This study aims to describe the religious guidance programs and analyze the communication patterns of Ustadzah Idah Saidah in fostering aqidah (creed), syariah (Islamic law), and akhlak (morals). Employing a qualitative approach with descriptive methods through interviews, observation, and documentation, data analysis utilizes the Fundamental Interpersonal Relations Orientation (FIRO) theory, encompassing needs for inclusion, control, and affection. The findings reveal multi-directional communication patterns where participants actively engage in discussions and Q&A. Interpersonal needs vary across guidance aspects: aqidah emphasizes inclusion and affection, syariah emphasizes control and affection, while akhlak emphasizes inclusion and affection. These patterns effectively support religious guidance at Majelis Taklim Adz-Dzikro. Abstrak. Artikel ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran komunikasi dalam pembinaan keagamaan di majelis taklim, khususnya bagi jamaah ibu-ibu dengan latar belakang pendidikan agama yang beragam. Majelis Taklim Adz-Dzikro Kampung Cilokotot menjadi ruang pembinaan yang tidak hanya menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga membangun interaksi yang aktif dan dialogis. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan program pembinaan keagamaan serta menganalisis pola komunikasi Ustadzah Idah Saidah dalam pembinaan aqidah, syariah, dan akhlak. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori Fundamental Interpersonal Relations Orientation (FIRO) yang meliputi kebutuhan inclusion, control, dan affection. Hasil artikel menunjukkan bahwa pola komunikasi yang digunakan bersifat multi arah, di mana jamaah terlibat aktif dalam diskusi dan tanya jawab. Kebutuhan interpersonal jamaah berbeda pada tiap aspek pembinaan, yaitu aqidah menekankan inclusion dan affection, syariah menekankan control dan affection, serta akhlak menekankan inclusion dan affection. Pola komunikasi ini terbukti mendukung pembinaan keagamaan di Majelis Taklim Adz-Dzikro.