Parihat Kamil
Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Metode Dakwah pada Akun Instagram @halalcorner tentang Gaya Hidup Halal Sarah Utami; Parihat Kamil; Ahmad Mudakir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8303

Abstract

Abstract. The development of digital technology has driven the transformation of Islamic preaching through the use of Instagram social media. This study aims to examine the Instagram account @halalcorner, a non-governmental organization (NGO) with legal status (AHU-0011101.AH.01.04), focusing on da'wah content themed around the halal lifestyle, particularly critical issues related to food and beauty or personal care, reviewed from the perspective of the da'wah methods used. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Data analysis is carried out through content analysis which includes reduction, presentation, and data verification. The study examined eight posts published between March and June 2025, referring to Moh. Ali Aziz's theory of da'wah methods, namely hikmah, mau'idzah hasanah, and mujadalah. The results showed that in content related to critical issues in food and beauty/personal care, there was variation in the use of da'wah methods, either two or three methods. These findings indicate that the Instagram account @halalcorner is able to convey da'wah in a logical, persuasive, and dialogical manner, making it effective as a means of da'wah. Abstrak. Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dakwah Islam melalui pemanfaatan media sosial Instagram. Penelitian ini bertujuan mengkaji akun Instagram @halalcorner, sebuah organisasi nonpemerintah (NGO) yang memiliki legalitas hukum (AHU-0011101.AH.01.04), dengan fokus pada konten dakwah bertema gaya hidup halal, khususnya titik kritis makanan serta kecantikan atau perawatan diri, ditinjau dari metode dakwah yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui analisis isi yang meliputi reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Penelitian mengkaji delapan unggahan yang dipublikasikan pada periode Maret–Juni 2025 dengan merujuk pada teori metode dakwah Moh. Ali Aziz, yaitu hikmah, mau‘idzah hasanah, dan mujadalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konten titik kritis makanan dan kecantikan/perawatan diri terdapat variasi penggunaan metode dakwah, baik dua maupun tiga metode. Temuan ini menunjukkan bahwa akun Instagram @halalcorner mampu menyampaikan dakwah secara logis, persuasif, dan dialogis sehingga efektif sebagai sarana dakwah.
Analisis Isi Pesan Akidah pada Whatsapp Group Hijrah Fisabilillah Dhea Riza Armyfa; Parihat Kamil; Sausan Muhammad Sholeh
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8336

Abstract

Abstract. In this era the social media is widely used as a tool of Islamic preaching (dakwah), namely WhatsApp Groups as one of the platforms for religious communication. The group of Hijrah Fisabilillah is a digital community where actively disseminates the messages in relation  to Islamic creed (akidah). This study aims to analyze the content of akidah messages in the group which is based on Bernard Berelson’s theory, this study includes the message categories, patterns of message delivery, and the message tendencies. This research uses a qualitative method with a content analysis approach. The data were collected through documentation during the month of Ramadan 1446 H/2025 CE. The results show that the akidah messages in this group comprehensively reflect the teachings of tauhid, including rububiyah, uluhiyah, and asma’ wa sifat in the WhatsApp Group. The delivery patterns are concerning such as narrative, persuasive, and educational, while the message tendencies emphasize the introspective calls and the strengthening of tauhid. In conclusion, the WhatsApp Group of Hijrah Fisabilillah serves as an effective medium for dakwah, positively and interactively shaping the members’ understanding of akidah. Abstrak. Di era ini , media sosial banyak digunakan sebagai sarana dakwah Islam, salah satunya adalah Grup WhatsApp sebagai platform komunikasi keagamaan. Grup Hijrah Fisabilillah merupakan komunitas digital yang aktif menyebarkan pesan-pesan yang berkaitan dengan akidah Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi pesan akidah dalam grup tersebut berdasarkan teori Bernard Berelson, yang mencakup kategori pesan, pola penyampaian pesan, dan kecenderungan isi pesan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Data dikumpulkan melalui dokumentasi selama bulan Ramadhan 1446 H/2025 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan-pesan akidah dalam grup ini secara menyeluruh mencerminkan ajaran tauhid, yang meliputi tauhid rububiyah, uluhiyah, dan asma’ wa sifat. Pola penyampaian pesan yang digunakan meliputi naratif, persuasif, dan edukatif, dengan kecenderungan pesan yang menekankan ajakan untuk introspeksi dan penguatan tauhid. Kesimpulannya, Grup WhatsApp Hijrah Fisabilillah menjadi media dakwah yang efektif dalam membentuk pemahaman akidah anggota secara positif dan interaktif.
Pengaruh Komunikasi Visual X-Banner Berbusana Muslimah terhadap Praktik Hijab Menutup Dada Septa Adistya Kusnandar Syahputri; Parihat Kamil; Hendi Suhendi
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v6i1.9942

Abstract

Abstract. Visual communication serves as an important medium for conveying institutional policies in academic environments. At Universitas Islam Bandung (UNISBA), X-Banners are used to communicate guidelines on Muslim women’s dress, particularly the requirement to wear a hijab that covers the chest. However, differences between the intended message and its implementation among female students are still observed. This study aims to identify the form of visual communication used in the X-Banner and examine its influence on the practice of wearing a chest-covering hijab among Psychology students of the 2022 cohort. Using a quantitative approach with an explanatory survey method, data were collected from 70 respondents selected through the Slovin formula. Data collection employed Likert-scale questionnaires, supported by documentation and literature review. Analysis included validity and reliability tests, classical assumption tests, and simple linear regression. The results show that the X-Banner’s visual communication is perceived as clear, relevant, and easy to understand. Furthermore, visual communication has a positive and significant effect on the practice of wearing a chest-covering hijab, with a coefficient of determination of 40.5%. These findings indicate that visual communication contributes to shaping students’ dress practices, although other factors also influence behavior. Abstrak. Komunikasi visual merupakan sarana penting dalam penyampaian kebijakan institusi di lingkungan akademik. Universitas Islam Bandung (UNISBA) memanfaatkan media X-Banner untuk mensosialisasikan aturan berbusana Muslimah, khususnya penggunaan hijab yang menutup dada. Namun, masih ditemukan perbedaan antara pesan yang disampaikan dan penerapannya di kalangan mahasiswi. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi bentuk komunikasi visual pada X-Banner serta menguji pengaruhnya terhadap praktik hijab menutup dada pada mahasiswi Fakultas Psikologi Angkatan 2022. Artikel menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory survey terhadap 70 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan regresi linear sederhana. Hasil artikel menunjukkan bahwa komunikasi visual X-Banner dinilai jelas, relevan, dan mudah dipahami. Selain itu, komunikasi visual tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap praktik hijab menutup dada dengan koefisien determinasi sebesar 40,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi visual berkontribusi dalam membentuk praktik berbusana mahasiswi, meskipun terdapat faktor lain yang turut memengaruhinya.
Framing Realitas Sosial dalam Proses Produksi Program "Cerita Muslimah" MQTV untuk Syiar Islam Nazwa Sabila Febiana; Parihat Kamil; Asep Ahmad Siddiq
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v6i1.9943

Abstract

Abstract. The development of television-based da‘wah media presents ethical challenges in packaging sensitive social issues so that they do not shift toward sensationalism while remaining capable of attracting audience attention. Cerita Muslimah, a program broadcast on MQTV, represents a form of da‘wah programming that presents real-life stories of women through a consultative format, thereby shaping audience interpretations of social and religious realities. This study aims to analyze the process of framing social reality in the production of the Cerita Muslimah program, including the selection of issues and da‘wah values, the application of framing strategies during the pre-production, production, and post-production stages, the construction of da‘wah values, as well as the supporting and inhibiting factors in the production process. This research employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and were analyzed using Robert N. Entman’s framing model supported by Berger and Luckmann’s theory of social construction. The findings indicate that da‘wah framing is applied consistently from the planning stage through post-production, enabling sensitive issues to be presented in a reflective and solution-oriented manner while maintaining the integrity of Islamic da‘wah values. Abstrak. Perkembangan media dakwah melalui televisi menghadirkan tantangan etis dalam mengemas isu sosial yang sensitif agar tidak bergeser ke arah sensasional, namun tetap mampu menarik perhatian audiens. Program Cerita Muslimah di MQTV menjadi salah satu contoh tayangan dakwah yang mengangkat kisah nyata perempuan melalui format konsultatif, sehingga berpotensi membentuk pemaknaan audiens terhadap realitas sosial dan keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses framing realitas sosial dalam produksi program Cerita Muslimah, meliputi pemilihan isu dan nilai dakwah, penerapan strategi framing pada tahap pra-produksi, produksi, dan pascaproduksi, konstruksi nilai dakwah, serta faktor pendukung dan penghambat dalam proses produksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model framing Robert N. Entman dengan dukungan teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann. Hasil penelitian menunjukkan bahwa framing dakwah diterapkan secara konsisten sejak tahap perencanaan hingga pascaproduksi, sehingga isu-isu sensitif disajikan secara reflektif, solutif, dan tetap menjaga integritas nilai dakwah Islam.