Perilaku bullying masih menjadi isu yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif terhadap perkembangan siswa, baik dari aspek psikologis, sosial, maupun akademik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pemahaman dan kesadaran siswa dalam mencegah bullying melalui pemanfaatan media poster sebagai sarana edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan di SMKN 1 Kolaka Utara pada tanggal 24 Februari 2026 dengan melibatkan 50 siswa kelas X dan XI. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Media poster digital digunakan sebagai media utama yang dipadukan dengan kegiatan diskusi serta analisis bersama siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, respons verbal siswa, dan diskusi kelompok. Indikator evaluasi kegiatan meliputi kemampuan siswa dalam menyebutkan bentuk-bentuk bullying, memahami dampak yang ditimbulkan, serta menjelaskan langkah-langkah pencegahannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu mengenali berbagai bentuk bullying dan memberikan respons positif terhadap upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah. Selain itu, siswa menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan media poster yang dipadukan dengan pendekatan partisipatif dapat membantu siswa menunjukkan pemahaman dan kesadaran yang lebih baik terkait pencegahan bullying di lingkungan sekolah berdasarkan hasil observasi, respons verbal, dan diskusi selama kegiatan berlangsung. Optimizing Poster Media as a Means of Bullying Prevention Education for Students of SMKN 1 North Kolaka Abstract Bullying remains a common issue in schools and negatively impacts student development, including psychological, social, and academic aspects. This community service activity aims to support students' understanding and awareness in preventing bullying through the use of posters as an educational tool. This activity was conducted at SMKN 1 Kolaka Utara on February 24, 2026, involving 50 students in grades X and XI. The method used was descriptive qualitative with a participatory approach that included planning, implementation, and evaluation. Digital posters were used as the primary medium, combined with discussions and analysis with students. Data collection techniques were carried out through observation, student verbal responses, and group discussions. Evaluation indicators for the activity included students' ability to name the forms of bullying, understand their impacts, and explain preventive measures. The results of the activity showed that most students were able to recognize various forms of bullying and responded positively to bullying prevention efforts in the school environment. In addition, students demonstrated active participation throughout the activity. These findings indicate that the use of posters combined with a participatory approach can help students demonstrate a better understanding and awareness regarding bullying prevention in the school environment based on the results of observations, verbal responses, and discussions during the activity.