Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN MELALUI DIGITAL TRAINING DAN KNOWLEDGE MANAGEMENT Hatim Syayidah Aslami; Rijatul Anwar
Indonesian Journal of Economy, Business, Entrepreneuship and Finance Vol. 6 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Economy, Business, Entrepreneuship and Finance
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijebef.v6i1.324

Abstract

Employee performance improvement has become a strategic agenda for organizations facing digital transformation, changing work patterns, and increasing demands for adaptive capability. Digital training enables organizations to deliver flexible, personalized, measurable, and continuous learning, while knowledge management strengthens the process of identifying, storing, sharing, and applying organizational knowledge. This article aims to examine the strategy for improving employee performance through digital training and knowledge management. The research uses a qualitative literature review method by analyzing concepts, theories, and previous studies related to digital learning, knowledge management, and employee performance. The results of the discussion show that digital training improves employee performance through skill acceleration, learning accessibility, feedback, and work-related competency development. Knowledge management contributes through knowledge sharing, documentation of best practices, organizational memory, and utilization of tacit and explicit knowledge. The integration of digital training and knowledge management creates a continuous learning ecosystem that supports individual capability, work effectiveness, innovation, and organizational productivity. The study recommends that companies develop learning needs analysis, digital learning platforms, knowledge repositories, communities of practice, mentoring systems, performance-based evaluation, and leadership support to optimize employee performance.
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia melalui Pelatihan Keterampilan Manajerial bagi Anggota GP. ANSOR di Kecamatan Pagedangan Nuru Kalumidya Erponis; Ela Hardiantini; Hatim Syayidah Aslami; Annisa Putri Radiyana; Ina Zumroatinnur; Seftia Riyani
AMANAH MENGABDI Vol. 3 No. 1 (2026): AMANAH MENGABDI
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MULIA BUANA (YPMB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70451/pkm.v3i1.811

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia anggota GP Ansor Kecamatan Pagedangan melalui pelatihan keterampilan manajerial yang aplikatif. Intervensi disusun untuk menjawab empat kesenjangan awal yang teridentifikasi melalui koordinasi, telaah dokumen, observasi fasilitator, dan diskusi peserta, yaitu program kerja masih bersifat insidental, pembagian tugas belum terdokumentasi secara konsisten, koordinasi bertumpu pada pengurus inti, serta monitoring dan evaluasi belum menjadi kebiasaan organisasi. Kegiatan melibatkan 30 anggota aktif dan perwakilan pemuda masyarakat dengan metode penyuluhan singkat, analisis kasus, diskusi kelompok, simulasi, praktik, dan pendampingan. Program mengintegrasikan fungsi perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan evaluasi dalam satu siklus rencana aksi. Karena pada pelaksanaan awal belum digunakan instrumen pre-test dan post-test terstandar, efektivitas dilaporkan secara transparan melalui triangulasi hasil observasi proses, refleksi peserta, dan mutu produk yang disusun selama kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan secara kategorikal pada kemampuan peserta merumuskan tujuan, sasaran, jadwal, pembagian peran, dan indikator keberhasilan sederhana. Luaran yang dihasilkan meliputi modul ringkas, format rencana kerja, format uraian tugas, lembar monitoring dan evaluasi, serta rencana tindak lanjut organisasi. Keunggulan program terletak pada perangkat manajerial yang dapat digunakan kembali sehingga pelatihan tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi terhubung langsung dengan praktik tata kelola organisasi. Pendampingan lanjutan dan evaluasi internal berkala direkomendasikan untuk menjamin keberlanjutan dampak.