Kadek Budi Setiani
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Unsur Intrinsik dan Anggah-Ungguhing Bahasa Bali dalam Drama Siswa SMA Negeri 4 Singaraja Kadek Budi Setiani; Ida Bagus Putra Manik Aryana; Ida Bagus Made Ludy Paryatna
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik drama dan penggunaan anggah-ungguhing bahasa Bali dalam video drama berbahasa Bali karya siswa SMA Negeri 4 Singaraja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan objek kajian dua video drama berjudul Melajah Ulian Tresna. Analisis data dilakukan berdasarkan teori unsur intrinsik drama dan teori anggah-ungguhing bahasa Bali melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua video drama tersebut telah memiliki unsur intrinsik yang relatif lengkap, meliputi tema, latar, tokoh dan penokohan, alur, konflik, dialog, dan amanat. Tema yang diangkat umumnya dekat dengan kehidupan remaja sehingga bersifat kontekstual dan mudah dipahami. Dari aspek kebahasaan, siswa telah menggunakan berbagai tingkat tutur bahasa Bali, seperti bahasa alus singgih, alus madia, alus mider, andap, dan kasar. Namun, masih ditemukan ketidaktepatan penggunaan anggah-ungguhing bahasa Bali, khususnya dalam dialog yang melibatkan perbedaan status sosial dan situasi formal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa karya drama siswa memiliki potensi yang baik sebagai media pembelajaran bahasa dan sastra Bali. Namun demikian, diperlukan penguatan pembelajaran yang lebih intensif terkait penggunaan anggah-ungguhing bahasa Bali secara kontekstual agar siswa mampu menggunakan tingkat tutur bahasa Bali secara tepat serta mendukung pelestarian bahasa dan nilai kesantunan budaya Bali.