Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik drama dan penggunaan anggah-ungguhing bahasa Bali dalam video drama berbahasa Bali karya siswa SMA Negeri 4 Singaraja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan objek kajian dua video drama berjudul Melajah Ulian Tresna. Analisis data dilakukan berdasarkan teori unsur intrinsik drama dan teori anggah-ungguhing bahasa Bali melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua video drama tersebut telah memiliki unsur intrinsik yang relatif lengkap, meliputi tema, latar, tokoh dan penokohan, alur, konflik, dialog, dan amanat. Tema yang diangkat umumnya dekat dengan kehidupan remaja sehingga bersifat kontekstual dan mudah dipahami. Dari aspek kebahasaan, siswa telah menggunakan berbagai tingkat tutur bahasa Bali, seperti bahasa alus singgih, alus madia, alus mider, andap, dan kasar. Namun, masih ditemukan ketidaktepatan penggunaan anggah-ungguhing bahasa Bali, khususnya dalam dialog yang melibatkan perbedaan status sosial dan situasi formal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa karya drama siswa memiliki potensi yang baik sebagai media pembelajaran bahasa dan sastra Bali. Namun demikian, diperlukan penguatan pembelajaran yang lebih intensif terkait penggunaan anggah-ungguhing bahasa Bali secara kontekstual agar siswa mampu menggunakan tingkat tutur bahasa Bali secara tepat serta mendukung pelestarian bahasa dan nilai kesantunan budaya Bali.
Copyrights © 2025