Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dinamika Psikologis Remaja dalam Konflik antara Minat Pribadi dan Harapan Keluarga: Studi Kasus melalui Pendekatan Dialectical Behavioral Therapy Ilham Nor Huda; Nindia Pratitis; Basilia Subiyanti Wilujeng
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v4i1.1576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika psikologis remaja yang mengalami konflik antara minat pribadi dan harapan keluarga dalam menentukan arah pendidikan. Subjek penelitian, seorang siswa SMP berusia 15 tahun bernama Aa, menunjukkan minat kuat di bidang otomotif namun menghadapi penolakan dari orang tua yang menginginkan ia melanjutkan pendidikan ke SMA dan menjadi dokter. Konflik ini menimbulkan tekanan emosional yang berdampak pada perubahan perilaku, penurunan motivasi belajar, serta kesulitan dalam mengekspresikan diri. Penelitian ini menggunakan lima alat asesmen psikologis, yaitu Intelligence Structure Test (IST), Sixteen Personality Factors (16PF), Tes Grafis, Wartegg Test, dan Rothwell-Miller Interest Blank (RMIB), untuk memperoleh gambaran komprehensif tentang kondisi kognitif, kepribadian, dan minat klien. Hasil asesmen menunjukkan bahwa Aa memiliki kemampuan intelektual di atas rata-rata, daya imajinasi tinggi, serta minat kuat pada bidang kreatif dan teknis. Namun, ia mengalami ketegangan emosional akibat tekanan orang tua dan rendahnya kontrol diri. Intervensi dilakukan melalui pendekatan psikoedukasi dengan teknik Dialectical Behavioral Therapy (DBT) untuk meningkatkan regulasi emosi, kesadaran diri, dan kemampuan pengambilan keputusan secara mandiri. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan pemahaman diri pada klien serta hubungan yang lebih harmonis antara anak dan orang tua.
Efektivitas Konseling Supportif dalam Membantu Transisi Siklus Kehidupan Dewasa Awal Lela Vitaloka; Nindia Pratitis
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4, Nomor 2, Juli 2026
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/psychoaksara.v4i2.2749

Abstract

Kesulitan dalam menghadapi transisi kehidupan pada masa dewasa awal dapat menimbulkan berbagai permasalahan psikologis, seperti kecemasan, keraguan dalam mengambil keputusan, dan kebingungan dalam menentukan arah hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas konseling suportif dalam membantu mengatasi kesulitan transisi kehidupan pada dewasa awal. Penelitian menggunakan pendekatan single subject research (SSR) dengan desain eksperimen kasus tunggal. Subjek penelitian adalah seorang laki-laki berusia 32 tahun yang mengalami kesulitan menghadapi transisi kehidupan yang ditandai dengan rendahnya kepercayaan diri, ketergantungan dalam pengambilan keputusan, kecemasan terhadap masa depan, dan kebingungan menentukan tujuan hidup. Intervensi konseling suportif dilaksanakan secara individual dalam enam sesi. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) pada tahap pra-intervensi dan pasca-intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor kecemasan. Subjek menunjukkan peningkatan keterbukaan dalam mengungkapkan pikiran dan perasaan, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan, kemampuan mengidentifikasi pengalaman positif, serta kemampuan membangun harapan dan tujuan hidup yang lebih jelas. Temuan ini menunjukkan bahwa konseling suportif efektif membantu individu dewasa awal menghadapi kesulitan transisi kehidupan secara lebih adaptif.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Online dan Subjective Well-Being dengan Gratitude Sebagai Mediator pada Remaja Pengguna Media Sosial Amanda Claudiana Putri; Nindia Pratitis; Rr. Amanda Pasca Rini
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.20044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial online dan subjective well-being pada remaja pengguna media sosial, dengan gratitude sebagai variabel mediator. Partisipan penelitian berjumlah 166 remaja pengguna media sosial berusia 13–18 tahun, yang menggunakan minimal satu platform media sosial dan aktif menggunakannya minimal satu jam per hari. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga alat ukur, yaitu Skala Subjective Well-Being yang disusun berdasarkan teori Diener (2006), Skala Dukungan Sosial Online yang diadaptasi dan dimodifikasi dari The Online Social Support Scale (OSSS) berdasarkan teori Nick (2018), serta Skala Gratitude yang dimodifikasi dari skala Permadi (2023) berdasarkan teori McCullough (2002). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik path analysis melalui program JASP versi 0.18.3.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa gratitude secara signifikan memediasi hubungan antara dukungan sosial online dan subjective well-being (β = 0,005; p = 0,004), dengan bentuk mediasi parsial. Dukungan sosial online juga berhubungan positif signifikan dengan gratitude (β = 0,009; p = 0,003) dan dengan subjective well-being secara langsung (β = 0,014; p < 0,001), sementara gratitude berhubungan positif sangat signifikan dengan subjective well-being (β = 0,513; p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa gratitude berperan sebagai mekanisme psikologis yang menjembatani pengaruh dukungan sosial online terhadap kesejahteraan subjektif remaja di era digital, sehingga penguatan rasa syukur dapat menjadi salah satu strategi intervensi untuk meningkatkan subjective well-being remaja pengguna media sosial.