Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN DAUN KELOR SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN BOLU KUKUS UNTUK MAKANAN TAMBAHAN BALITA SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENANGANAN STUNTING Emiyati emi; Muhammad Taufik; Yenni Suryono; Dewi Oktaria Anggaraeini.
NGABDIMAS Vol. 8 No. 02 Desember (2025): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/30pv9b10

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan daunkelor (morianga oleifera) sebagai bahan dasar pembuatan bolu kukus , yang berfungsi sebagai makanan tambahan bergizi untuk balita dalam upaya penanganan stunting.Permasalahan stunting yang dialami balita di indonesia disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang memadai sehingga di perlukan inovasi dalam pengolahan pangan lokal yang kaya nutrisi .Metode pelaksanaan meliputi survey potensi ,penyuluhan,pelatihan , dan praktik langsung pembuatan bolu kukus daun kelor .Kegiatan ini melibatkan ibu ibu balita, ibu PKK ,kader posyandu serta bidang desa tanjung jati kecamatan muara enim kabupaten muara enim.hasil pelatihn menunjukan peningkatan pengetahuaan peserta tentang gizi,keterampilan mengolah makanan bergizi serta motivasi untuk mengadopsi dan mengembangkan produk inibaik untuk konsumsi rumah tangga maupun peluang usaha. Produk bolu kukus berdasis daun kelor mendapatkan responpositif dengan rasa yang unik, dan disukai ibu ibu maupun anak.Program ini diharapakan dapat menjadi langkah awal strategi dalam pencegahan stunting melalui optimalisasi sumber daya lokal yang mudah di akses. 
Pemanfaatan Limbah Organik Menjadi Eco Enzyme dalam Tinjauan Ekonomi Muhammad Taufik; Yenni Suryono; Emiyati; Dwi Oktarina Aryani; Sri Hayu Rahayu; Heriawan
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 1 (2025): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah organik yang berasal dari rumah tangga dan pasar tradisional menjadi salah satu jenis sampah yang jumlahnya sangat besar di Indonesia. Sayangnya, pemanfaatan limbah ini masih minim, sehingga memicu permasalahan lingkungan dan menyia-nyiakan potensi ekonomi yang ada. Kondisi ini mendorong perlunya solusi yang tidak hanya ramah terhadap lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Salah satu pendekatan inovatif yang dapat diterapkan adalah pengolahan limbah organik menjadi eco enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi dari sisa buah dan sayuran yang dapat difungsikan sebagai pupuk organik, disinfektan, serta pembersih alami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan eco enzyme dari sisi ekonomi, khususnya sebagai peluang bisnis sekaligus kontribusinya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Metode yang digunakan berupa telaah pustaka terhadap literatur ilmiah dan program pelatihan masyarakat selama lima tahun terakhir. Hasil studi menunjukkan bahwa eco enzyme menawarkan peluang usaha yang potensial, memiliki biaya produksi yang rendah, dan dapat diterapkan dengan mudah baik di tingkat individu maupun komunitas. Disimpulkan bahwa pengolahan limbah organik menjadi eco enzyme tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Implementasi Education Of Sustainable Development (ESD) Dalam Pengolahan Limbah Organik Menjadi Kompos Rabecha Maros Framita; Emiyati Emiyati; Muhammad Taufik; Dody Tri Purnawinata; Iwan Kurniawan; Weny Yuliastuti
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): December
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v5i3.5411

Abstract

This article discusses the implementation of sustainable education (Education for Sustainable Development, ESD) in managing organic waste in two schools, SMPN 1 Lawang Kidul and SMPN 1 Ujan Mas. Activities include material counseling, compost making practices, as well as evaluation using pretest and posttest methods to measure increases in student knowledge. The results showed a significant increase in students' knowledge level after the activity. Of the 30 participants at SMPN 1 Lawang Kidul, there was an increase of 121%. Meanwhile, the 37 participants at SMPN 1 Ujan Mas achieved an average increase in knowledge of 42.78%. This is because students at SMPN 1 Ujan Mas have higher initial knowledge abilities compared to students at SMPN 1 Lawang Kidul. This research highlights the importance of ESD in increasing students' environmental awareness and making a positive contribution to organic waste management practices in schools.