Rahmatika Luthfiana Sholikhah
Universitas Sumatera Utara, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksistensi Doding Pada Kalangan Muda Simalungun Sapna Sitopu; Rahmatika Luthfiana Sholikhah; Rithaony Hutajulu
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 14 No. 2 (2025): Grenek: Jurnal Seni Musik (December)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v14i2.71708

Abstract

This research aims to describe the existence of Simalungun doding performed with inggou among the younger generation of Simalungun and analyze the factors that influence the continuity of this tradition. Using a qualitative approach, this research examines how Wallace & Srb's adaptation theory can explain the phenomenon. The results show that doding with inggou, as an integral part of Simalungun culture, has an important role in maintaining the identity and social values of the community. However, the existence of this tradition among the younger generation is increasingly diminishing due to the influence of modernization and globalization. The lack of understanding of the values contained in doding and the lack of conservation efforts are the main factors that cause this. This research concludes that strategic efforts are needed to revive the doding tradition with inggou among the younger generation, such as through education, socialization, and innovations that are relevant to the times.
Kajian Musik Pengiring pada Tari Zapin Bengkalis sebagai Identitas Budaya Melayu Riau Gina Yessica Br Simanjuntak; Yoe Anto Ginting; Rahmatika Luthfiana Sholikhah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18838

Abstract

Penelitian ini membahas musik pengiring Tari Zapin Bengkalis sebagai bagian dari identitas budaya Melayu di Riau pada Sanggar Rumah Seni Balai Proco Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian musik pengiring dan menganalisis fungsinya dalam pertunjukan Tari Zapin Bengkalis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis menggunakan teori fungsi musik Alan P. Merriam dan teori struktur musik Bruno Nettl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik pengiring dimainkan secara langsung menggunakan instrumen tradisional seperti gambus, marwas, rebana, dan vokal. Musik berfungsi sebagai pengatur tempo dan ritme tari, pembangun suasana pertunjukan, pendukung ekspresi penari, dan elemen estetika dalam pertunjukan. Struktur musik terdiri dari bagian pembuka, inti, dan penutup yang saling terkait dengan gerakan tari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa musik pengiring merupakan elemen utama yang menciptakan kesatuan pertunjukan dan memperkuat identitas budaya Melayu dalam Tari Zapin Bengkalis.