p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Wahana Peternakan
Imanuel Benu
Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan Universitas Nusa Cendana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH SUBSTITUSI SILASE STAR GRASS DENGAN FODDER JAGUNG TERHADAP KONSUMSI ENERGI, KECERNAAN ENERGI, DAN ENERGI TERCERNA PADA SAPI BALI DARA: Effect of Star Grass (Cynodon Plectostachyusc) Silage Substitution with Corn Fodder on Energy Consumption, Energy Digestibility, and Digestible Energy in Balinese Heifers Viktoria Giovanna Rau; Jalaludin; Imanuel Benu; Luh Sri Enawati
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 1 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i1.2323

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi substitusi silase star grass (Cynodon plectostachyus) dengan fodder jagung terhadap konsumsi energi dan kecernaan energi serta energi tercerna pada sapi Bali dara. Sebanyak 4 ekor ternak dengan bobot badan awal 99,5–152 kg digunakan dalam rancangan bujur sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan. Perlakuan terdiri dari: FJ0 (100% silase star grass), FJ20 (80% silase star grass + 20% fodder jagung), FJ40 (60% silase star grass + 40% fodder jagung), dan FJ60 (40% silase star grass + 60% fodder jagung). Variabel yang diamati meliputi konsumsi energi dam kecernaan energi serta energi tercerna. Analisis data menggunakan sidik ragam dan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa substitusi silase star grass dengan fodder jagung memiliki efek yang sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi energi, berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap energi tercerna, tetapi tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap kecernaan energi. Penelitian ini menunjukkan bahwa substitusi fodder jagung hingga 60% dalam silase star grass belum optimal dalam meningkatkan konsumsi energi dan kecernaan energi serta energi tercerna pada sapi Bali dara. Proporsi optimal yang direkomendasikan adalah FJ20 (20% fodder jagung), karena memberikan keseimbangan terbaik antara kandungan serat kasar dan ketersediaan energi. Kata kunci: energi tercerna, fodder jagung, kecernaan energi, konsumsi energi, silase star grass
PENGARUH LEMAK TELO DAN DEDAK PADI TERHADAP KONSUMSI NITROGEN, RETENSI NITROGEN DAN NILAI BIOLOGIS RANSUM TERNAK KAMBING KACANG: Efect of Tallow Fat and Rice Bran on Nitrogen Intake, Nitrogen Retention, and Biological Value of Kacang Goat Ration Vivi Mbuilima; Edwin Jermias Lodowik Lazarus; Imanuel Benu
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i2.3213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan campuran lemak telo dan dedak padi (daklow) terhadap konsumsi nitrogen, retensi nitrogen, dan nilai biologis ransum pada ternak kambing Kacang. Ternak yang digunakan adalah kambing Kacang jantan berumur 11–12 bulan sebanyak 4 ekor dengan bobot badan rata-rata 17 kg. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan. Perbandingan dedak padi dan lemak telo dalam daklow adalah 60:40. Perlakuan yang diberikan terdiri atas P0 = hijauan + konsentrat (tanpa daklow), P1 = hijauan + konsentrat dengan penambahan 10% daklow, P2 = hijauan + konsentrat dengan penambahan 15% daklow, dan P3 = hijauan + konsentrat dengan penambahan 20% daklow. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan apabila menunjukkan pengaruh nyata, dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan daklow dalam ransum berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi nitrogen, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap retensi nitrogen dan nilai biologis ransum. Berdasarkan hasil tersebut, penggunaan daklow hingga level 20% dalam konsentrat dapat diterapkan dalam ransum ternak kambing Kacang.   Kata kunci: dedak padi, kambing Kacang, lemak telo, nilai biologis, retensi