p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Wahana Peternakan
Maria Rosdiana Deno Ratu
Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan Universitas Nusa Cendana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PEMASARAN TERNAK BABI DI PULAU ADONARA KABUPATEN FLORES TIMUR: Pork Livestock Marketing Analysis in Adonara Island, East Florest District Monika Fernandez Aikoli; Matheos Filipus Lalus; Maria Rosdiana Deno Ratu; Solvi Mariana Makandolu; Ulrikus Romsen Lole
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i2.3024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur, perilaku, dan tampilan pasar ternak babi di Pulau Adonara. Penentuan sampel dilakukan melalui empat tahap, yaitu: (1) penentuan dua kecamatan contoh secara acak; (2) penentuan tiga desa contoh secara acak; (3) penentuan peternak sebagai responden menggunakan teknik acak nonproporsional; dan (4) penentuan pedagang menggunakan metode snowball sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei untuk memperoleh data primer, yang didukung dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi guna melengkapi data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Structure, Conduct, Performance (SCP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur pasar ternak babi di Pulau Adonara pada tingkat peternak mengarah pada pasar persaingan sempurna, sedangkan pada tingkat pedagang lokal dan pedagang antar pulau cenderung mengarah pada struktur pasar oligopoli. Perilaku pasar menunjukkan adanya integrasi yang tidak sempurna. Sementara itu, tampilan pasar ditunjukkan melalui margin pemasaran, di mana pedagang lokal memperoleh margin sebesar Rp2.500.000, sedangkan pedagang antar pulau memperoleh margin sebesar Rp3.000.000. Biaya pemasaran pada pedagang lokal sebesar Rp417.500, sedangkan pada pedagang antar pulau sebesar Rp725.000. Nilai farmer’s share pada tingkat I sebesar 100%, pada tingkat II sebesar 66,67%, dan pada tingkat III sebesar 62,5%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa saluran pemasaran ternak babi di Pulau Adonara tergolong efisien.   Kata kunci: perilaku pasar, struktur pasar, tampilan pasar, ternak babi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAGING BABI DALAM RANGKA UPACARA REBADI KECAMATAN BAJAWA: Factors Influencing Demand Pork in the Context of the Reba Ceremony in Bajawa District Karmelia Klaudia Wea; Ulrikus Romsen Lole; Diana Mariani Sabat; Maria Rosdiana Deno Ratu
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i2.3281

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Bajawa untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi permintaan daging babi dalam rangka upacara Reba serta elastisitasnya. Metode yang digunakan adalah survei dengan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui penentuan lokasi secara purposif di dua desa (Beriwaali dan Wawowaer) dan dua kelurahan (Jawa Mezzer dan Susu), serta pengambilan 100 responden secara acak nonproporsional, sedangkan data sekunder berasal dari instansi pemerintah dan literatur terkait. Analisis menggunakan regresi linier berganda, fungsi Cobb–Douglas dan korelasi. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi daging babi sebesar 10 ± 5,75 kg/tahun (KV 0,56%). Faktor yang berhubungan secara signifikan dengan permintaan adalah harga daging babi (X₁), pendapatan konsumen (X₄), jumlah tamu yang diundang (X₆), dan tradisi (X₇). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,735, yang berarti 73,5% variasi permintaan dapat dijelaskan oleh variabel tersebut. Permintaan daging babi bersifat elastis dengan nilai elastisitas 1,013. Secara parsial, tradisi (X₇) bersifat elastis, sedangkan harga, pendapatan, dan jumlah tamu bersifat inelastis. Dengan demikian, permintaan daging babi terutama dipengaruhi oleh jumlah tamu yang diundang dan tradisi, dengan rata-rata 10 kg/tahun.   Kata kunci: daging babi, elastisitas, faktor pengaruh, permintaan, upacara Reba