Baskoro Tri Julianto
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Small-Scale Infrastructure, Big Impact: Peran Infrastruktur Sederhana dalam Menjaga Ketahanan Pangan Skala Kecil Sitti Filzha Fitrya Ginoga; Baskoro Tri Julianto
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 8 No. 1 (2026): Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0801.1508-1514

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian yang terus meningkat telah menjadi ancaman struktural bagi ketahanan pangan nasional, sementara kebijakan yang ada masih didominasi oleh pendekatan makro melalui perlindungan lahan, impor pangan, dan pembangunan infrastruktur berskala besar. Pendekatan tersebut penting, namun belum secara memadai memperkuat kapasitas produksi pangan di tingkat rumah tangga dan komunitas kecil, yang justru merupakan lapisan awal dalam sistem ketahanan pangan nasional. Policy brief ini menyoroti adanya kesenjangan kebijakan dalam pengakuan dan pengelolaan infrastruktur pangan mikro, seperti sistem penyediaan air skala kecil, sarana budidaya pekarangan, dan fasilitas pascapanen sederhana, yang selama ini diposisikan sebagai aktivitas swadaya dan belum terlembagakan. Berdasarkan tinjauan literatur dan praktik yang telah berkembang, tulisan ini menegaskan bahwa infrastruktur mikro memiliki peran strategis sebagai resilience buffer terhadap gangguan pasokan, fluktuasi harga, dan ketidakpastian iklim. Oleh karena itu, ketahanan pangan skala kecil perlu direposisi sebagai isu kebijakan infrastruktur publik melalui pengakuan formal, standardisasi teknis adaptif, serta skema pembiayaan dan bimbingan teknis berbasis komunitas yang terintegrasi.
Review on Transport Phenomena and Hydrodynamics of Integrated Ultrafiltration and Bubble Diffusers in Aquaculture Recirculation Baskoro Tri Julianto; Sitti Filzha Fitrya Ginoga
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v10i2.199-211

Abstract

AbstrakSistem Resirkulasi Akuakultur (RAS) dikembangkan untuk mengatasi penurunan kualitas air akibat intensifikasi budidaya, namun masih terkendala efisiensi aerasi dan membrane fouling. Kajian literatur naratif ini (berbasis 29 referensi) bertujuan menganalisis fenomena transpor dan hidrodinamika pada integrasi membran ultrafiltrasi dan bubble diffuser dalam RAS. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penggunaan micro-nanobubble terbukti meningkatkan efisiensi perpindahan massa oksigen melalui perluasan antarmuka gas-cair dan peningkatan residence time. Selain itu, turbulensi dan gaya geser aliran efektif mengurangi pembentukan cake layer dan menekan fouling, didukung oleh Reactive Oxygen Species (ROS) yang mendegradasi biofouling. Karena mayoritas riset masih berfokus pada kualitas air, studi mengenai pemodelan hidrodinamika tiga fase dan model prediktif fouling masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian lanjutan perlu difokuskan pada pengembangan model matematika dan validasi eksperimental skala pilot untuk mengoptimalkan desain RAS yang berkelanjutan.Kata kunci: Fenomena transpor; hidrodinamika; ultrafiltrasi; bubble diffuser; sistem resirkulasi akuakultur. AbstractRecirculating Aquaculture Systems (RAS) were developed to address water quality degradation caused by aquaculture intensification, yet they still face challenges regarding aeration efficiency and membrane fouling. This narrative literature review (based on 29 references) analyzes the transport phenomena and hydrodynamics of integrating ultrafiltration membranes and bubble diffusers in RAS. Synthesized results indicate that micro-nanobubbles enhance oxygen mass transfer efficiency by increasing the gas-liquid interfacial area and residence time. Furthermore, flow turbulence and shear stress effectively reduce cake layer formation and mitigate fouling, supported by Reactive Oxygen Species (ROS) that degrade biofouling. Since current research predominantly focuses on water quality, studies on three-phase hydrodynamic modeling and predictive fouling models remain highly limited. Therefore, future research should focus on developing mathematical models and conducting pilot-scale experimental validation to optimize sustainable RAS designs. Keywords: Transport phenomena; hydrodynamics; ultrafiltration; bubble diffuser; aquaculture recirculation system.