Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MASAGENAE MELALUI DIVERSIFIKASI PANGAN: PENGOLAHAN MANGGA OFF GRADE MENJADI SELAI DI KECAMATAN BACUKIKI BARAT, PAREPARE Ardi Manggala Putra; Rizki Aristyarini; Andriyana Gustam; Husnul Hatimah
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4366

Abstract

Kecamatan Bacukiki Barat di Kota Parepare memiliki potensi pertanian buah mangga yang cukup besar, namun sebagian hasil panennya, khususnya mangga berkualitas lewat matang (off grade), seringkali tidak termanfaatkan dan hanya dibuang. Kondisi ini mengindikasikan perlunya upaya diversifikasi pangan untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui sosialisasi dan pelatihan pengolahan mangga off grade menjadi selai kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Masagenae Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare. Metode pelaksanaan meliputi observasi, perencanaan, penyampaian materi, praktik, dan evaluasi. Materi mencakup pemahaman tentang nilai gizi buah mangga, proses pengolahan menjadi puree, hingga tahap akhir produksi selai. Kegiatan ini juga mengenalkan teknik sterilisasi sederhana guna memperpanjang umur simpan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para anggota KWT Masagenae sangat antusias dalam memperoleh keterampilan baru, dan mampu memproduksi selai dari mangga yang sebelumnya dibuang. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong diversifikasi pangan, meningkatkan pendapatan keluarga, serta mendukung program pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) poin ke-2, yaitu bebas kelaparan. Pengolahan skala rumah tangga ini berpotensi menjadi sumber ekonomi kreatif lokal apabila terus dikembangkan secara berkelanjutan