Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PKM MELALUI PROGRAM MAGANG MAHASISWA ILMU HUKUM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI DI PENGADILAN AGAMA TELUK KUANTAN Nola riona ramadhan; Tya Laila Fitria; Dwi erlinda putri; Adila Sandia Fitri; Nuriani; Febri andika; Muhammad atala Rafif; Afrinald Rizhan; Aprinelita; Rismahayani
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4956

Abstract

Program magang mahasiswa hukum merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik hukum. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Islam Kuantan Singingi di Pengadilan Agama Teluk Kuantan pada periode 21 Juli–19 September 2025. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya memberikan pengalaman kontekstual kepada mahasiswa agar memahami proses administrasi perkara, jalannya persidangan, serta mekanisme mediasi. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan service learning dengan tahapan analisis kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan inti, evaluasi, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh keterampilan praktis dalam pengelolaan dokumen perkara, mengikuti alur persidangan, serta memahami peran mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa. Keberadaan mahasiswa juga membantu efektivitas pelayanan publik di Pengadilan Agama Teluk Kuantan, khususnya dalam bidang administrasi dan kepaniteraan. Secara kelembagaan, program ini memperkuat kerja sama antara universitas dengan lembaga peradilan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan hukum kepada masyarakat. Dengan demikian, implementasi PKM melalui program magang terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, mendukung penguatan kelembagaan mitra, dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan
SOSIALISASI BATAS USIA MENIKAH SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN HAK ANAK DI SMAN 1 SINGINGI Aprinelita; Afrinald Rizhan; Muhamad Iqbal; Rismahayani; Shilvirichiyanti; Ita Iryanti; Natasya sepfika Ramadhani; Ica Arman; Dena Lutfi Anugraheni
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2026): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2026
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v6i1.5704

Abstract

Perkawinan usia dini masih menjadi persoalan sosial dan hukum yang berdampak terhadap pendidikan, kesehatan, psikologis, dan masa depan anak. Rendahnya pemahaman remaja mengenai batas usia menikah menjadi alasan dilaksanakannya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Ilmu Hukum Universitas Islam Kuantan Singingi di SMAN 1 Singingi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum siswa mengenai batas usia menikah berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 serta pentingnya perlindungan hak anak. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan persuasif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran hukum peserta mengenai dampak negatif perkawinan usia dini serta pentingnya kesiapan mental, pendidikan, dan sosial ekonomi sebelum memasuki kehidupan berkeluarga. Tingginya partisipasi peserta selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa metode sosialisasi yang digunakan cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran hukum remaja. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini mampu menjadi salah satu upaya preventif dalam mencegah praktik perkawinan usia dini di lingkungan masyarakat. Kata kunci: