Abdul Wahab Abdi
Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MASYARAKAT DALAM MELESTARIKAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL KERJA TAHUN DI DESA LAU KESUMPAT KABUPATEN KARO Elvi Mardiana Sembiring; Abdul Wahab Abdi; Ahmad Nubli Gadeng; Ruliani Ruliani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i1.26302

Abstract

Tradisi kerja tahun adalah kegiatan rutin yang setiap tahun yang biasanya dilaksanakan sesuai dengan waktu yang ditentukan bersama bagian dari ucapan syukur. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana peran masyarakat dalam usaha melestarikan nilai-nilai kearifan lokal kerja tahun di Desa Lau Kesumpat Kabupaten Karo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran masyarakat dalam usaha melestarikan nilai-nilai kearifan lokal kerja tahun di Desa Lau Kesumpat, Kabupaten Karo. Metode yang digunakan dalam menganalisis masalah penelitian ini adalah metode kualitatif. Data yang telah didapat dari proses wawancara masyarakat Desa Lau Kesumpat disajikan dengan bentuk deskripsi dengan menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti. Beberapa tahapan pengolahan data melalui empat tahap, yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil pengolahan data bahwa kegiatan kerja tahun di Desa Lau Kesumpat telah berubah. Kerja tahun hanya dilaksanakan sekali saja setahun yaitu di bulan Juli. Hal ini terjadi disebabkan oleh perkembangan zaman dan pengaruh faktor ekonomi. Nilai-nilai kearifan lokal pada tradisi kerja tahun dapat dilihat, bila masyarakat mampu mempertahankan nilai-nilai itu sendiri. Dilihat dari bagaimana antusias masyarakat dalam mempersiapkan pelaksanaan kerja tahun ini. Nilai-nilai kearifan lokal kerja tahun pada masyarakat karo di Desa Lau Kesumpat yaitu: (1) kesopansantunan; (2) Kejujuran; (3)Kerukunan; (4) Komitmen; (5) Rasa Syukur; (6) kepercayaan; (7) pelestarian budaya. Cara masyarakat melestarikan nilai-nilai kearifan lokal ini yaitu dilihat dari bagaimana peranan serta keikutsertaan semua masyarakat karo di Desa Lau Kesumpat bekerja sama dalam menyukseskan acara kerja tahun tersebut.
KEPUASAN WISATAWAN TERHADAP SARANA DAN PRASARANA PANTAI LAMPUUK DI GAMPONG MEUNASAH LAMBARO KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR Irwansyah Putra Berutu; Abdul Wahab Abdi; Puspita Annaba Kamil
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i1.25755

Abstract

Aceh Besar kaya akan potensi wisata alam, salah satu objek wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan adalah Pantai Lampuuk. Saat ini akses jalan menuju Pantai Lampuuk sebagian besar telah berupa aspal, terdapat juga beberapa fasilitas penunjang objek wisata yang terdapat di Pantai Lampuuk seperti warung makan, toilet, tempat parkir, musala, penginapan, dan fasilitas lainnya. Namun setelah dilakukan observasi lapangan dan bertanya langsung kepada wisatawan yang berkunjung, diketahui bahwa wisatawan belum merasa puas dengan objek wisata Lampuuk. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kepuasan wisatawan terhadap sarana dan prasarana objek wisata Pantai Lampuuk di Gampong Meunasah Lambaro Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepuasan wisatawan terhadap sarana dan prasana yang ada di objek wisata Pantai Lampuuk. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wisatawan objek wisata Pantai Lampuuk, sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Quota Sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan cara menetapkan jumlah tertentu sebagai target yang harus dipenuhi dari populasi secara sembarang asal memenuhi kriteria (ciri-ciri) tertentu sebagai sampel. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket. Data dianalisis menggunakan metode kuantitatif dengan sistem penilaian menggunakan Skala Likert. Pengolahan data menggunakan rumus statistik sederhana. Berdasarkan hasil pengolahan data kuesioner diketahui bahwa responden yang menyatakan sangat puas 28,8%, puas 50,1%, kurang puas 15% dan responden yang menyatakan tidak puas 6%. Sehingga berdasarkan jawaban terbanyak dengan persentase 50,1%, dapat disimpulkan bahwa lebih dari setengah wisatawan merasa puas dengan sarana dan prasarana objek wisata Pantai Lampuuk, Gampong Meunasah Lambaro, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.