Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INTEGRASI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT MUKIM ACEH DALAM KONSTRUKSI PENGETAHUAN KONSERVASI LINGKUNGAN UNTUK PENGUATAN ECO-CITIZENSHIP Puspita Annaba Kamil; Syahrul Ridha; Sanusi Sanusi; Lasri Lasri
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/kkdzfv43

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi kearifan lokal masyarakat adat Mukim Aceh dalam konstruksi pengetahuan konservasi lingkungan untuk penguatan eco-citizenship. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus etnografi. Informan penelitian terdiri atas tokoh adat, perangkat mukim, guru, siswa, masyarakat lokal, dan akademisi yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara tematik melalui reduksi data, kategorisasi, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat adat Mukim Aceh masih mempertahankan praktik konservasi lingkungan berbasis adat seperti perlindungan hutan, pengelolaan sumber air, gotong royong, dan penerapan sanksi adat terhadap perusakan lingkungan. Integrasi kearifan lokal dalam pendidikan lingkungan mampu meningkatkan kesadaran ekologis, partisipasi sosial, dan perilaku ramah lingkungan siswa. Penelitian ini menemukan bahwa kearifan lokal Mukim Aceh tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai model pendidikan ekologis berbasis komunitas yang menekankan relasi spiritual, sosial, dan ekologis secara holistik. Temuan ini menjadi kontribusi utama penelitian karena menghasilkan rancangan  model penguatan eco-citizenship berbasis adat lokal yang berbeda dari pendekatan pendidikan lingkungan konvensional yang cenderung bersifat teoritis dan kurang kontekstual.
Kontrol Sosial Orang Tua dan Perilaku Remaja dalam Penggunaan TikTok: Studi di Desa Blang Panyang, Lhokseumawe Sanusi Sanusi; Cut Rifa Azzahra; Yusrijal Abdar; Syahrul Ridha; Puspita Annaba Kamil
Jurnal Community Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jcpds.v12i1.15036

Abstract

Social control is a planned or unplanned process aimed at encouraging, guiding, and even forcing people to comply with prevailing norms. Parents who provide attention, emotional support, and responsiveness to their children's needs tend to form secure bonds. The objectives of this study are to describe and analyze adolescent behavior in using TikTok social media and to describe and analyze parental social control over adolescent behavior in using TikTok social media in Blang Panyang Village, Lhokseumawe City. Data collection techniques in this study were interviews and documentation. The sample consisted of 18 informants. The results show that adolescents' behavior in using TikTok social media is predominantly consumptive, involving watching viral videos and then seeking popularity by creating viral content, such as dance challenges, even though it is not on the For Your Page (FYP). Adolescents spend 5-7 hours on TikTok social media. Generally, parents in Blang Panyang Village exercise preventative social control over their children's TikTok use through persuasive means through socialization. There is also repressive social control through coercive means through force. Therefore, adolescents' behavior on TikTok is characterized by consuming viral videos, spending 5-7 hours on TikTok, and following viral content. Social control is implemented both preventively through persuasion and repressively through coercion.
Realisasi SDGs melalui Desain Model Project based Human-environment Interaction Theme (PJBL-HEIT) untuk mendukung pencapaian profil pelajar Pancasila Puspita Annaba Kamil
Seumike : Society Progress Journal Vol. 1 No. 1 (2025): SEUMIKE
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan model Project-Based Learning bertema Interaksi Manusia-Lingkungan (PJBL-HEIT) sebagai pendekatan strategis untuk mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam konteks pendidikan Indonesia. Dengan mengintegrasikan kesadaran lingkungan dalam proses pembelajaran, PJBL-HEIT bertujuan untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi dan pemecahan masalah pada siswa, sejalan dengan nilai-nilai Profil Siswa Pancasila. Studi ini menyoroti pentingnya pembelajaran berdasarkan pengalaman dalam mengatasi permasalahan lingkungan lokal sekaligus berkontribusi terhadap tujuan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 13 (Aksi Iklim) yang lebih luas. Temuan menunjukkan bahwa penerapan PJBL-HEIT dapat meningkatkan literasi lingkungan dan pengembangan karakter siswa secara signifikan, yang pada akhirnya mempersiapkan mereka menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.