Tries Ellia Sandari
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Logam dan Sejenisnya yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024 Sukma Asri; Tries Ellia Sandari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.13808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah profitabilitas, seberapa baik perusahaan tersebut dapat menutupi tagihan langsungnya, dan seberapa besar pengaruhnya terhadap nilai perusahaan. Peneliti mengamati perusahaan-perusahaan di industri logam dan terkait di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2021 dan 2024. Peneliti melakukan ini karena sektor logam merupakan faktor penting dalam pembangunan infrastruktur Indonesia, pergeseran pasar global dapat mengubah nilai perusahaan secara signifikan, dan penelitian sebelumnya tidak selalu sepakat. Kami menggunakan metode deskriptif kuantitatif, memilih 11 perusahaan yang sesuai dengan kriteria kami, yang menghasilkan 44 poin data. Peneliti mempelajari laba, seberapa mudah perusahaan dapat membayar utang jangka pendeknya, ukurannya, dan nilainya menggunakan rasio Harga terhadap Nilai Buku. Kami mengolah angka-angka tersebut menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS versi 26, setelah memeriksa apakah semuanya sesuai dengan data dan menguji gagasan kami. Hasilnya menunjukkan bahwa Return on Assets (ROA) benar-benar meningkatkan nilai perusahaan, tetapi Return on Equity (ROE) justru merugikannya. Total aset yang besar dan Rasio Cepat (QR) yang tinggi keduanya berdampak negatif terhadap nilai, sementara total pendapatan justru meningkatkannya secara signifikan. Secara keseluruhan, tingkat profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan berperan besar dalam menentukan nilainya. Model ini menjelaskan 85,9% perubahan nilai perusahaan, sebagaimana ditunjukkan oleh R² yang Disesuaikan sebesar 0,859. Studi ini diharapkan dapat membantu para petinggi perusahaan memperbaiki kondisi keuangan mereka, memandu investor dalam memilih tempat untuk menginvestasikan dana mereka, dan memberikan titik awal bagi akademisi untuk melakukan riset lebih lanjut di industri logam.
Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan pada Sub Sektor Food and Beverage yang Terdaftar di BEI Tahun 2022-2024 Celine Amanda Sarifatul Sabrina; Tries Ellia Sandari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.13887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, profitabilitas, dan struktur modal terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value (PBV), likuiditas diproksikan dengan Current Ratio (CR) dan Quick Ratio (QR), profitabilitas dengan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), serta struktur modal dengan Debt to Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio (DER). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 14 perusahaan sebagai sampel. Data dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CR berpengaruh signifikan secara positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan QR tidak berpengaruh signifikan. Variabel ROA dan ROE terbukti berpengaruh signifikan secara positif terhadap PBV, yang mengindikasikan bahwa kemampuan perusahaan menghasilkan laba berperan penting dalam meningkatkan nilai perusahaan. Sementara itu, DAR berpengaruh signifikan secara negatif terhadap nilai perusahaan, sedangkan DER tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Secara simultan, likuiditas, profitabilitas, dan struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Nilai Adjusted R² sebesar 0,982 menunjukkan bahwa variabel penelitian mampu menjelaskan 98,2% variasi nilai perusahaan. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi bagi manajemen perusahaan dalam merumuskan strategi pengelolaan keuangan serta menjadi pertimbangan bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi pada sektor food and beverage.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Profitabilitas Perusahaan Perkebunan: Ukuran Perusahaan, Struktur Modal, dan Pertumbuhan Penjualan pada Perusahaan Terdaftar di BEI Yolanda Maghdalena Sihaloho; Tries Ellia Sandari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.16272

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, struktur modal, dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024. Industri perkebunan menghadapi tantangan signifikan berupa fluktuasi harga komoditas, dampak El Niño, dan regulasi EUDR yang menyebabkan ketidakstabilan laba. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 10 sampel perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan yang diaudit. Variabel independen diukur menggunakan Total Aset dan Total Penjualan (ukuran perusahaan), DER dan DAR (struktur modal), serta Revenue Growth Rate (pertumbuhan penjualan). Profitabilitas diproksikan dengan ROA. Analisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS versi 26. Hasil menunjukkan Total Aset berpengaruh negatif signifikan, Total Penjualan berpengaruh positif signifikan, DER tidak berpengaruh signifikan, DAR berpengaruh negatif signifikan, dan Revenue Growth Rate berpengaruh positif sangat signifikan sebagai faktor paling dominan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan (F-hitung 15,118; Adjusted R² 70,9%). Penelitian menyarankan manajemen fokus pada peningkatan efisiensi penjualan dan menjaga struktur modal optimal