Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Worklife Balance Terhadap Komitmen Organisasi Ilham Akbar Ashari; Siti Marwati; Desi Maola Ayu Saputri
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.14373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepuasan kerja dan keseimbangan kehidupan kerja (WLB) terhadap komitmen organisasi. Di era globalisasi ini, organisasi memiliki peran penting untuk memahami apakah loyalitas dan kinerja karyawan dapat dipengaruhi oleh keberadaan kedua faktor tersebut. Berbagai penelitian relevan yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir dianalisis dalam penelitian ini berdasarkan pendekatan tinjauan pustaka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap komitmen organisasi dan, dalam korelasinya antara keseimbangan kehidupan kerja dan komitmen, kepuasan kerja dapat bertindak sebagai mediator. Loyalitas yang tinggi terhadap organisasi cenderung ditunjukkan oleh karyawan yang memiliki keseimbangan kehidupan kerja yang baik dan kepuasan dalam pekerjaan mereka. Kami mengantisipasi bahwa penelitian ini akan membantu manajemen dalam mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan komitmen karyawan di masa mendatang.
Pemberdayaan Komunitas UMKM Melalui Pengenalan Dan Sosialisasi Digitalisasi Sistem Perpajakan Coretax Di Kota Tegal Hari Tri Wibowo; Siti Marwati; Mahardian Mustiko Nugroho; Asmannisa Rahmawati; Nabila Qotrunnada; Marcos Lafu Caunan; Hari Tripanto Silitonga; Dian Nala Damayanti; Dina Mariani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/fpkjd146

Abstract

Implementasi Sistem Administrasi Pajak Inti (Coretax) oleh Direktorat Jenderal Pajak adalah bagian dari upaya digitalisasi sistem perpajakan di Indonesia, yang memerlukan kesiapan dari para wajib pajak, termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas UMKM di Kota Tegal dengan memperkenalkan dan mensosialisasikan digitalisasi sistem perpajakan Coretax, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran perpajakan mereka. Metode yang diterapkan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan UMKM secara aktif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Kegiatan ini dilaksanakan pada 17 Desember 2025 dalam bentuk sosialisasi dan diskusi interaktif mengenai pentingnya pencatatan usaha serta penggunaan Coretax dalam administrasi perpajakan. Evaluasi menunjukkan bahwa peserta memberikan respons yang sangat positif, dengan rata-rata kepuasan berada pada kategori tinggi, menandakan bahwa kegiatan ini bermanfaat, relevan, dan mudah dipahami. Pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman UMKM tentang digitalisasi perpajakan dan menjadi langkah awal dalam mendorong kepatuhan pajak. Ke depannya, kegiatan ini perlu dilanjutkan dengan pendampingan teknis penggunaan Coretax secara berkelanjutan agar UMKM dapat mengimplementasikan sistem perpajakan digital secara optimal.
Pemanfaatan Teknologi, Literasi Dan Inklusi Keuangan Terhadap Keberlangsungan Usaha UMKM: Peran Mediasi Kinerja UMKM Siti Marwati; Abdul Basir
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11942

Abstract

Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun keterbatasan pemahaman kinerja keuangan masih menghambat pengambilan keputusan bisnis dan keberlangsungan usaha, termasuk di kalangan UMKM Kota Tegal. Kesenjangan antara tingkat inklusi keuangan yang tinggi dan literasi keuangan yang relatif rendah, serta minimnya kajian yang menguji kinerja UMKM sebagai mediator antara literasi keuangan, inklusi keuangan, dan pemanfaatan teknologi terhadap keberlangsungan usaha secara simultan, menjadi urgensi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap kinerja UMKM dan keberlangsungan usaha, serta peran mediasi kinerja UMKM di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei pada 300 pelaku UMKM di Kota Tegal, dipilih dari populasi 1.007 UMKM melalui rumus Slovin dengan teknik accidental sampling, dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil menunjukkan literasi keuangan, inklusi keuangan, dan pemanfaatan teknologi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja UMKM; literasi dan inklusi keuangan juga berpengaruh langsung terhadap keberlangsungan usaha, sementara pemanfaatan teknologi tidak berpengaruh signifikan secara langsung. Kinerja UMKM berpengaruh positif terhadap keberlangsungan usaha dan memediasi ketiga variabel tersebut   mediasi parsial untuk literasi dan inklusi keuangan, mediasi penuh untuk pemanfaatan teknologi. Temuan ini menegaskan penguatan kinerja UMKM sebagai jalur penting mengoptimalkan kontribusi ketiga sumber daya tersebut terhadap keberlangsungan usaha UMKM.
THE EFFECT OF REWARD AND PUNISHMENT ON TEACHER PERFORMANCE IN NON-FORMAL EDUCATION INSTITUTIONS Abdul Basir; Siti Nur Badriyah; Siti Marwati
JIMBIEN: JURNAL MAHASISWA MANAJEMEN, BISNIS, ENTREPRENEURSHIP Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/0s51xz80

Abstract

This study aims to analyze the effects of reward and punishment on the performance of teachers at Bimba Bintang Junior, Cibitung District, both partially and simultaneously. Using a descriptive-verificative quantitative design, the study involved 40 teachers as the sample. Primary data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression (SPSS 25). The results revealed that reward had a significant positive effect (p < 0.001) on performance, characterized by increased motivation, responsibility, and teaching dynamism. Punishment was also found to be effective in strengthening discipline and compliance with internal regulations, with a significance value of p = 0.002. Simultaneously, reward and punishment jointly affected teacher performance, with an F-test significance of p < 0.001, explaining 69.6% of the variance in teacher performance (R² = 0.696), while the remaining variance was influenced by factors outside the model. The practical implication is that non-formal educational institutions need to integrate a fair appreciation system with proportional sanction mechanisms to promote more optimal teacher performance.