Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Pendorong Keterikatan Perawat Di Rumah Sakit Berkah Pandeglang Yeni Purwati; Natsir Nugroho; Intan Silviana Mustikawati
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16060

Abstract

Penelitian ini dilandaskan hasil observasi awal yang menginformasikan bahwa kurang disiplinnya para karyawan yang ditandai dengan kelalaian dalam jam masuk kerja. Sementara itu, data rumah sakit menunjukkan keterlambatan yang masih di atas 40%, belum adanya komitmen dari atasan terkait pengangkatan pegawai tetap, belum adanya sistem reward dan punishment pada perawat yang capaian kinerjanya kurang baik, dan belum adanya pelatihan yang diberikan atau difasilitasi oleh rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh komitmen organisasional dan motivasi terhadap keterikatan karyawan dengan jenjang karier sebagai variabel intervening terhadap perawat di RSUD Berkah Pandeglang tahun 2024. Jenis penelitian termasuk kuantitatif deskriptif verifikatif dengan causal explanatory. Populasi adalah perawat yang bekerja di RSUD Berkah Pandeglang yang berjumlah 69 orang. Sampel yang diambil dengan metode sensus yaitu tenaga perawat yang bekerja di RSUD Berkah Pandeglang yang berjumlah 69 orang.Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan metode analisa menggunakan analisa three box method serta SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasional dan motivasi kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap keterikatan karyawan di RSUD Berkah Pandeglang. Jenjang karier berperan penting dalam meningkatkan keterikatan karyawan. Selain itu, jenjang karier berfungsi sebagai mediator dalam hubungan antara komitmen organisasional dan motivasi kerja terhadap keterikatan karyawan.
INTERVENSI MOTIVASI KERJA PADA HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN SISTEM MENTORING TERHADAP KESELAMATAN PASIEN HELENA PARISIANNE IRIANTO; HASYIM HASYIM; NATSIR NUGROHO
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i1.8490

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini dilandaskan pada permasalahan dinamika kualitas pelayanan yang terjadi pada tahun 2020 - 2021 di mana setiap permasalahannya belum ada yang mencapai target sesuai ketetapan manajemen Rumah Sakit. Metode: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris pengaruh beban kerja dan sistem mentoring terhadap keselamatan pasien dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening dengan menggunakan desain cross sectional study dan menjadikan 67 perawat instalasi rawat inap sebagai unit analisa. Hasil dan Pembahasan: Hasil analisa sub struktur 1 membuktikan bahwa secara simultan dan parsial beban kerja dan sistem mentoring berpengaruh langsung secara positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan hasil analisa sub struktur 2 membuktikan bahwa secara simultan dan parsial beban kerja, sistem mentoring dan motivasi kerja berpengaruh langsung secara positif dan signifikan terhadap keselamatan pasien, serta motivasi kerja berperan positif memediasi hubungan beban kerja dan sistem mentoring terhadap keselamatan pasien. Kesimpulan: Dengan adanya motivasi kerja, maka beban kerja dan keselamatan pasien dapat lebih tinggi mempengaruhi keselamatan pasien dibandingkan tanpa adanya motivasi kerja.