Marlinda Waty
Universitas Balikpapan, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Kompensasi, Motivasi, dan Disiplin Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan di PT Pelindo Balikpapan Nurul Hikmah; Imam Arrywibowo; Marlinda Waty
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16546

Abstract

Employee job satisfaction has become a critical indicator of organizational effectiveness and workforce sustainability in the contemporary business environment. This study aims to analyze the influence of compensation, motivation, and work discipline on employee job satisfaction at PT Pelindo Balikpapan. The study employed a quantitative approach involving forty-three employees selected through a saturated sampling (census) technique. Data were collected through observation, interviews, and structured questionnaires using a Likert scale. Data analysis was conducted using Partial Least Squares (PLS) with the assistance of SmartPLS. The findings indicate that compensation, motivation, and work discipline each have a positive and significant effect on employee job satisfaction. Among these variables, motivation emerged as the most dominant predictor of job satisfaction. Furthermore, the coefficient of determination indicates that compensation, motivation, and work discipline collectively explain a substantial proportion of the variance in employee job satisfaction. These findings highlight the importance of strengthening motivational strategies, equitable compensation systems, and organizational discipline in enhancing employee satisfaction and overall organizational performance.
Pengaruh Motivasi, Kepemimpinan, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Koka Mahakam di Kota Balikpapan Nadia Nadia; Tutik Yuliani; Marlinda Waty
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16572

Abstract

Kepuasan kerja karyawan merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi, retensi tenaga kerja, dan keberlanjutan bisnis jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi, kepemimpinan, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Koka Mahakam di Balikpapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan empat puluh tujuh karyawan yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik saturated sampling atau sensus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi, kepemimpinan, dan lingkungan kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Di antara ketiga variabel tersebut, motivasi terbukti sebagai faktor yang paling dominan dalam memengaruhi kepuasan kerja. Selain itu, model struktural menunjukkan bahwa variabel independen secara bersama-sama mampu menjelaskan proporsi yang substansial terhadap variasi kepuasan kerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan motivasi kerja, penerapan kepemimpinan yang efektif, serta penciptaan lingkungan kerja yang kondusif dalam meningkatkan kepuasan kerja dan efektivitas organisasi.
Pengaruh Beban Kerja, Kompensasi, dan Disiplin Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Cabang Utama Kota Balikpapan Salwa Madyaharani Suryadi; Imam Arrywibowo; Marlinda Waty
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16588

Abstract

Di tengah persaingan industri jasa yang semakin kompetitif, perusahaan layanan pengiriman dituntut untuk menjaga kualitas pelayanan sekaligus mengoptimalkan kinerja sumber daya manusia. Salah satu indikator penting keberhasilan organisasi adalah kepuasan kerja karyawan, karena berkaitan erat dengan produktivitas, loyalitas, dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja, kompensasi, dan disiplin kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada JNE Cabang Utama Balikpapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada karyawan, yang selanjutnya dianalisis menggunakan metode statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Sebaliknya, kompensasi dan disiplin kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, dengan disiplin kerja muncul sebagai variabel yang paling dominan dalam memengaruhi tingkat kepuasan karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa selain sistem kompensasi yang adil, penerapan budaya kerja yang disiplin merupakan faktor strategis dalam meningkatkan kepuasan kerja dan mendukung efektivitas organisasi pada industri jasa pengiriman.
Workload and Turnover Intention among Contract-Based Public Employees: Mediating Emotional Exhaustion and Moderating Organizational Support Fadhliah M. Alhadar; Johannes Baptista Halik; Marlinda Waty
Journal of Economics, Entrepreneurship, Management Business and Accounting Vol 4 No 5 (2026): Volume 4, Issue 5, September 2026
Publisher : CV. Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jeemba.v4i5.822

Abstract

Purpose – This study examines the relationships among workload, emotional exhaustion, and turnover intention among contract-based public employees and tests the moderating role of perceived organizational support in the workload–emotional exhaustion relationship. Design/methodology/approach – A quantitative explanatory survey was conducted among 195 contract-based public employees in local government institutions in Makassar, Indonesia. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with 5,000 bootstrap resamples to assess direct, mediating, and moderating effects. Findings – Workload significantly increases emotional exhaustion (β = 0.182, p = 0.003) and turnover intention (β = 0.225, p = 0.001). Emotional exhaustion strongly predicts turnover intention (β = 0.541, p < 0.001) and partially mediates the relationship between workload and turnover intention (β = 0.098, p = 0.004). However, perceived organizational support does not significantly moderate the workload–emotional exhaustion relationship (β = 0.009, p = 0.886), with a negligible interaction effect (f² = 0.000). Originality/Value – This study extends the Job Demands–Resources (JD-R) theory by providing context-specific evidence of the health-impairment pathway from workload to emotional exhaustion and turnover intention among contract-based public employees. The findings also suggest that the resource-buffering role of organizational support may be context-dependent rather than universally applicable.