Helmalia Oktaviana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Instrumen Investasi Syariah di Pasar Modal: Komparasi Perkembangan Indonesia dan Dinamika Global Frida Eka Ristanti; Helmalia Oktaviana; Muhammad Aqim Adlan; Dede Nurrohman
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.17487

Abstract

This study provides a comparative analysis of the development of Islamic investment instruments in Indonesia and global markets during the 2010–2025 period. It aims to map the evolution of instruments, compare product structures, regulatory frameworks, and supervisory systems, and identify supporting factors and constraints affecting market competitiveness. The research employs a qualitative-descriptive method through literature review and comparative analysis of regulatory documents, market reports, fatwas, books, and scholarly journals. The findings indicate that Indonesia’s Islamic capital market has experienced significant growth through the strengthening of Islamic stocks, sovereign sukuk, green sukuk, and the initial development of digitalized instruments. However, compared with global markets such as Malaysia, the United Kingdom, and GCC countries, Indonesia still faces limitations in product diversification, secondary market liquidity, and regulatory harmonization. Regulatory, institutional, technological, and sustainability factors are key determinants shaping the dynamics of Islamic investment instrument development. The study concludes that Indonesia has strategic potential to accelerate the growth of its Islamic capital market, but stronger policy integration, product innovation, and digital transformation are needed to improve global competitiveness.
Struktur Modal Apple dalam Pengelolaan Biaya Modal Global: Sebuah Systematic Literature Review Arifah Rohmatul Hidayah; Helmalia Oktaviana; Gayuh Kawedar; Aldino Putra Arika; Rokhmat Subagiyo; Mohammad Aswad
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi struktur modal yang diterapkan Apple Inc. dalam mengelola biaya modal global serta mengkaji kesesuaiannya dengan teori struktur modal modern. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis berbagai literatur ilmiah yang relevan mengenai struktur modal, biaya modal, dan keuangan perusahaan multinasional. Sumber data berasal dari artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa Apple menerapkan strategi struktur modal yang mengombinasikan penggunaan laba ditahan, penerbitan obligasi internasional, serta program pembelian kembali saham untuk menciptakan struktur pendanaan yang efisien. Meskipun memiliki cadangan kas yang besar, Apple tetap memanfaatkan utang karena mampu memberikan manfaat penghematan pajak (tax shield), biaya pinjaman yang relatif rendah, serta peluang menurunkan Weighted Average Cost of Capital (WACC). Strategi tersebut memungkinkan perusahaan mempertahankan fleksibilitas keuangan, meningkatkan efisiensi biaya modal, dan memaksimalkan nilai perusahaan dalam jangka panjang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan struktur modal Apple mencerminkan kombinasi Trade-Off Theory dan Pecking Order Theory. Trade-Off Theory dinilai lebih dominan dalam menjelaskan keputusan perusahaan menggunakan utang secara aktif untuk memperoleh manfaat pajak dan efisiensi biaya modal tanpa meningkatkan risiko kebangkrutan secara signifikan. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi struktur modal Apple merupakan pendekatan integratif yang berorientasi pada optimalisasi biaya modal global dan penciptaan nilai perusahaan yang berkelanjutan.