Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi struktur modal yang diterapkan Apple Inc. dalam mengelola biaya modal global serta mengkaji kesesuaiannya dengan teori struktur modal modern. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis berbagai literatur ilmiah yang relevan mengenai struktur modal, biaya modal, dan keuangan perusahaan multinasional. Sumber data berasal dari artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa Apple menerapkan strategi struktur modal yang mengombinasikan penggunaan laba ditahan, penerbitan obligasi internasional, serta program pembelian kembali saham untuk menciptakan struktur pendanaan yang efisien. Meskipun memiliki cadangan kas yang besar, Apple tetap memanfaatkan utang karena mampu memberikan manfaat penghematan pajak (tax shield), biaya pinjaman yang relatif rendah, serta peluang menurunkan Weighted Average Cost of Capital (WACC). Strategi tersebut memungkinkan perusahaan mempertahankan fleksibilitas keuangan, meningkatkan efisiensi biaya modal, dan memaksimalkan nilai perusahaan dalam jangka panjang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan struktur modal Apple mencerminkan kombinasi Trade-Off Theory dan Pecking Order Theory. Trade-Off Theory dinilai lebih dominan dalam menjelaskan keputusan perusahaan menggunakan utang secara aktif untuk memperoleh manfaat pajak dan efisiensi biaya modal tanpa meningkatkan risiko kebangkrutan secara signifikan. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi struktur modal Apple merupakan pendekatan integratif yang berorientasi pada optimalisasi biaya modal global dan penciptaan nilai perusahaan yang berkelanjutan.