Faiz Mulya Ramadhan
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Nurses in the Rehabilitation Process of Patients Using Drugs (Narcotics, Psychotropic Drugs, and Addictive Substances): A Study at the Dhira Suman Tritoha Foundation Faiz Mulya Ramadhan; Yahdinil Firda Nadirah
Psikologi Prima Vol. 8 No. 2 (2025): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v8i2.7729

Abstract

Drug abuse is a problem that impacts physical, psychological, and social health and therefore requires treatment through rehabilitation. This study aims to describe the role of nurses in the rehabilitation process of drug users at the Dhira Suman Tritoha Foundation. The method used was a qualitative case study design through in-depth interviews with three nurses and non-participatory observation of rehabilitation services. The results indicate that nurses play a crucial role in monitoring physical conditions, administering medication, managing withdrawal symptoms, therapeutic communication, emotional support, and facilitating psychosocial and spiritual therapy. Based on thematic analysis, four main themes emerged: (1) medical-physical role, (2) psychosocial role, (3) spiritual facilitation role, and (4) challenges in nursing care. Nurses also help build patient motivation through cognitive-behavioral approaches and support behavioral change during the recovery process. Challenges faced include patient non-compliance, resistance to treatment, and limited resources. Overall, nurses contribute significantly to the success of rehabilitation through their holistic, patient-oriented role. These findings emphasize the importance of strengthening nurses' competencies in addiction nursing and providing adequate institutional support.
PENERAPAN TEKNIK SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING DALAM KONSELING KELUARGA TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL-BEING SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 KIBIN Faiz Mulya Ramadhan; Nahrisya Zahra Kaelani; Nurhayati Kusuma Dewi; Nur Faridah; Silvi Gustavio Edward; Hunainah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Teknik Solution Focused Brief Counseling (SFBC) dalam konseling keluarga terhadap psychological well-being siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Kibin. Penelitian ini di dasarkan terhadap pentingnya kesejahteraan psikologis siswa sebagai salah satu faktor pendukung dalam aspek sosial, emosional, dan akademik. Adapun permasalahan yang sering muncul pada siswa remaja awal, seperti rendahnya kepercayaan diri, kurungnya dukungan keluarga, serta kesulitan dalam mengelola emosi dapat mempengaruhi tingkat psychological well-being mereka. Teknik SFBC dipilih karena berfokus pada mencari solusi, kekuatan, dan potensi yang dimilik masing-masing individu serta melibatkan peran keluarga dalam proses konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental desain one group pretest-posttest.. Adapun subjek penelitiannya yaitu siswa kelas VII yang memiliki tingkat psychological well-being rendah berdasarkan hasil asesmen awal. Data dikumpulkan menggunakan skala psychological well-being, observasi, dan dokumentasi. Intervensi dilakukan melalui layanan konseling keluarga dengan menerapkan teknik-teknik SFBC, seperti miracle question, scaling question, dan exception question. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan tingkat psychological well-being sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik SFBC dalam konseling keluarga memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan psychological well-being siswa. Terjadi peningkatan skor skor rata-rata psychological well-being setelah mengikuti proses konseling, yang ditunjukkan oleh meningkatnya kemampuan siswa dalam menerima diri, menjalin hubungan positif dengan orang lain, mengelola lingkungan, memiliki tujuan hidup, serta meningkatkan kemandirian dan pengembangan diri. Dengan demikian, teknik SFBC dalam konseling keluarga dapat menjadi salah satu alternatif layanan bimbingan dan konseling yang efektif untuk meningkatkan psychological well-being siswa di sekolah.