Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN BERKELANJUTAN UNTUK PRODUKSI DAN PENETAPAN HARGA Nurlinawati Simanjuntak; Herta Manurung; Dahlia Siallangan; Hotlan Purba; Erlianti Simanjuntak; Elsameda Chairani Pinem; Samuel P Tambunan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5223

Abstract

Abstract: Community service conducted by the Faculty of Economics, Unita, with the Baion "Setia" Craftsman Group in Matiti 2 Village has had a significant positive impact on MSMEs. This program helps them understand the concepts and methods of calculating COGS accurately, which is crucial for setting appropriate and competitive product prices. Through community service training, which includes material presentations, COGS calculation practices, and direct discussions with MSMEs, participants gain skills in recording all production costs, both direct and overhead, resulting in more accurate COGS. This training also teaches the importance of setting selling prices that take into account consumer purchasing power and market conditions. This is highly relevant for MSMEs to be able to compete without sacrificing profit margins. This program not only provides technical understanding but also equips MSMEs with financial management insights that are crucial for the sustainability of their businesses. Through this mentoring, MSMEs are expected to be able to apply COGS calculations and appropriate pricing strategies in their businesses, thereby increasing the competitiveness and profitability of their products in an increasingly competitive market. Keywords: Baion, Cost of Goods Sold, Selling Price, UMKM Abstrak : Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi Unita dengan Kelompok Pengrajin Baion “Setia” di Desa Matiti 2 memberikan dampak positif yang signifikan bagi para pelaku UMKM. Program ini membantu mereka memahami konsep dan metode perhitungan HPP dengan akurat, yang sangat penting untuk penetapan harga jual produk yang tepat dan kompetitif. Melalui pelatihan dalam pengabdian yang lakukan dalam hal mencakup pemaparan materi, praktik perhitungan HPP, serta diskusi langsung dengan pelaku UMKM, peserta mendapatkan keterampilan dalam mencatat setiap biaya produksi, baik langsung maupun overhead, sehingga HPP yang dihasilkan menjadi lebih akurat. Pelatihan ini juga mengajarkan pentingnya penetapan harga jual yang mempertimbangkan daya beli konsumen serta kondisi pasar. Hal ini sangat relevan bagi UMKM untuk dapat bersaing tanpa harus mengorbankan margin keuntungan. Program ini tidak hanya memberi pemahaman teknis, tetapi juga membekali pelaku UMKM dengan wawasan manajemen keuangan yang penting bagi keberlanjutan usaha mereka. Melalui pendampingan ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu menerapkan perhitungan HPP dan strategi penetapan harga yang sesuai dalam bisnis mereka, sehingga mampu meningkatkan daya saing dan profitabilitas produk mereka di pasar yang semakin kompetitif. Kata Kunci: Baion, Harga Pokok Produksi, Harga Jual, UMKM 
Pemberdayaan Anggota Persekutuan Perempuan Distrik XVI Humbang Habinsaran Melalui Konsep Dapur Sehat dan Mandiri Berbasis Teknik Preservasi Modern Dahlia Nopelina Siallagan; Erlianti Simanjuntak; Hotlan Purba; Nurlinawati Simanjuntak; July Manurung; Ferdinan Silaban
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.2152

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan Persekutuan Perempuan Distrik (PPD) XVI Humbang Habinsaran melalui konsep Dapur Sehat dan Mandiri serta teknik preservasi modern guna meningkatkan kemandirian ekonomi berbasis gereja. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Juli 2026 di HKBP Pariksabungan. Dari 150 peserta yang terdaftar, sebanyak 138 orang (92%) hadir, dan 135 orang mengikuti evaluasi lengkap (pre-test dan post-test). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan andragogi yang meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan pelatihan praktik langsung pembuatan saus. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang sangat signifikan pada seluruh aspek materi. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman teknik preservasi modern (55%), diikuti oleh tata kelola usaha (50%) dan konsep KUBG (47%). Peserta juga berhasil mempraktikkan pembuatan saus yang higienis, aman, dan bernilai ekonomi tinggi. Kesimpulannya, pendekatan holistik yang mengintegrasikan nilai teologis dan keterampilan teknis terbukti efektif mengubah paradigma dapur domestik menjadi pusat produksi mikro yang menguntungkan. Program ini merekomendasikan perlunya pendampingan berkelanjutan serta pembentukan Kelompok Usaha Berbasis Gereja (KUBG) di tingkat jemaat untuk menjamin keberlanjutan ekonomi rumah tangga.