Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMETAAN KONDISI EKSISTING SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI RUMAH SAKIT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU LAYANAN DI RSIA SAYANG IBU BATUSANGKAR Syukriadi Syukriadi; Trinovita Zuhara Jingga; Jamaluddin Jamaluddin; Indra Laksmana; Hendra Hendra; Widya Febrina; Melissa Triandini
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5329

Abstract

Abstract: Information technology is a key enabler for improving hospital service quality through accurate records, faster workflows, and reliable reporting. In small-to-medium hospitals, however, digital transformation is often constrained by undocumented IT assets, limited system integration, and uneven governance and data security practices. This community service program aims to map the existing IT condition of RSIA Sayang Ibu Batusangkar as a baseline for quality improvement planning. The activity employed field surveys, direct observation of infrastructure and applications, structured interviews with management and end users, and a short questionnaire to capture user needs and experience. The mapping produced an asset inventory, an application/SIMRS landscape with data flows, usage levels across service units, and key gaps related to integration, availability, information security, backup, and IT human resources. The results provide actionable technical recommendations and a staged follow-up plan to support continuous improvement of maternal and child healthcare services. Keyword: hospital information system, information technology, system mapping, service quality, MCH Hospital Abstrak: Teknologi informasi menjadi fondasi penting untuk meningkatkan mutu layanan rumah sakit melalui ketepatan pencatatan, kecepatan layanan, dan akurasi pelaporan. Namun pada rumah sakit skala kecil/menengah, digitalisasi sering terkendala oleh sistem yang belum terpetakan, integrasi antarmodul yang terbatas, serta tata kelola dan keamanan data yang belum seragam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan memetakan kondisi eksisting sistem teknologi informasi di RSIA Sayang Ibu Batusangkar sebagai baseline perencanaan peningkatan layanan. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, observasi infrastruktur dan aplikasi, wawancara terstruktur dengan manajemen serta pengguna, dan kuesioner ringkas untuk memotret kebutuhan/pengalaman pengguna. Hasil pemetaan menghasilkan inventaris infrastruktur, peta aplikasi/SIMRS beserta alur data, tingkat pemanfaatan oleh unit layanan, serta identifikasi kesenjangan pada aspek integrasi, ketersediaan layanan, keamanan informasi, backup, dan SDM pengelola. Temuan ini menjadi dasar penyusunan rekomendasi teknis dan rencana tindak lanjut yang terukur guna mendukung peningkatan mutu layanan ibu dan anak. Kata kunci: sistem informasi rumah sakit, teknologi informasi, pemetaan sistem, mutu layanan, RSIA. 
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Dian Permata Sari; Melissa Triandini; Budi Harto; Mike Febri Mayang Sari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6256

Abstract

Abstract: In Indonesia, heart disease remains the leading cause of death. According to data from the Health Department, 75% of deaths in Indonesia are caused by non-communicable diseases (NCDs), which can be prevented by maintaining a healthy diet and early detection of symptoms. To address this issue, technology capable of emulating human thinking in the form of artificial intelligence, namely expert systems, is needed. Expert systems will provide initial information regarding a patient's condition based on the symptoms or complaints experienced by the patient. Forward chaining is one method that can be used in expert systems. This system searches for data, creates rules, and applies reasoning. The knowledge base is obtained from medical experts, literature, and observational results, then processed using a programming language. The results of this study indicate that an expert system for diagnosing and providing treatment using the forward chaining method has been successfully built, and the application can be used to assist the general public in making diagnoses by inputting the symptoms experienced, and the expert system will provide diagnostic results and provide treatment. Keywords: Expert System, Forward Chaining, Heart Disease, Artificial Intelligence, Diagnosis   Abstrak:  Di Indonesia penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi. Data dari dinas kesehatan 75% kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM), yang dapat dicegah dengan mengatur pola makan yang sehat serta mengetahui secara dini gejala dari penyakit ini. Untuk menjawab permasalah tersebut maka diperlukan suatu teknologi yang mampu mengadopsi cara berfikir manusia dalam bentuk teknologi kecerdasan buatan, yaitu system pakar. System pakar akan memberikan informasi awal terkait kondisi pasien berdasarkan dengan gejala atau keluhan yang dirasakan pasien. Forward chaining merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam system pakar. System ini mencari data, membuat aturan dan menerapkan penalaran. Basis pengetahuan diperoleh dari pakar medis, literatur, dan hasil observasi, kemudian diolah menggunakan bahasa pemrograman. Hasil penelitian ini menunjukkan sistem pakar untuk mendiagnosa dan memberikan penanganan menggunakan metode forward chaining ini berhasil dibangun dan aplikasi dapat digunakan untuk membantu masyarakat umum mendiagnosa dengan memasukkan gejala yang dirasakan dan sistem pakar akan memberikan hasil diagnosa serta memberikan penanganannya. Kata Kunci: System Pakar, Forward Chaining, Penyakit Jantung, Artificial Intelligence,Diagnosa