Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemetaan Lahan Pertanian Sawah Irigasi Teknis, Setengah Teknis, dan Tadah Hujan di Nagari Batu Payuang dan Balai Panjang Kecamatan Lareh Sago Halaban Fitria Wulandari; Trinovita Zuhara Jingga
Jurnal Ilmu dan Teknologi Terapan Pertanian Vol 1 No 1 (2017): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jaast.v1i1.22

Abstract

Sektor pertanian adalah pengguna air terbanyak dibanding dengan semua sektor lainnya, tetapi efisiensi pengguna air disektor pertanian masih rendah. Beberapa faktor yang juga mengancam ketahanan pangan nasional seperti adanya persaingan akan air makin tinggi khususnya bidang pertanian, industri dan kesehatan, terlebih lagi pada musim kemarau. Irigasi adalah pemberian air kepada tanah untuk menunjang curah hujan yang tidak cukup agar tersedia lengas bagi pertumbuhan tanaman. Irigasi adalah penggunaan air pada tanah untuk keperluan penyediaan cairan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanam tanaman. Irigasi terdiri dari beberapa jenis yaitu Irigasi teknis, semi teknis, sederhana dan tadah hujan.Tujuan dari penelitianiniadalah : 1)Mengetahui alur irigasi dan sumber air irigasi lahan persawahan di Kecamatan Lareh Sago Halaban khususnya Nagari Batu Payuang dan Balai Panjang. 2).Mengetahui jenis irigasi yang terdapat pada Kecamatan Lareh Sago Halaban khususnya Nagari Batu Payuang dan Balai Panjang. 3). Menentukan luasan lahan persawahan yang dialiri irigasi di Kecamatan Lareh Sago Halaban khususnya Nagari Batu Payuang dan Balai Panjang. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan mempersiapkan semua alat dan bahan, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data berupa data primer dan data sekunder, data primer dilakukan dengan survey dan mengukur langsung ke lapangan yang sebelumnya dikumpulkan data sekunder dengan mencari data ke Bappeda dan BPS. Selanjutnya dilakukan pengolahan data yang didapatkan di lapangan dengan menggunakan software ArcGIS versi 10.4 .3. Berdasarkan pengairan, wilayah ini memiliki lahan sawah tadah hujan yang besar yaitu 231.59 Ha, sawah irigasi sederhana 215.47 Ha, dan untuk sawah irigasi ½ teknis memiliki luas terkecil sebesar 63.77 Ha
Rancang Bangun Hybrid Apps Portopolio Siswa sebagai Instrumen Penilaian Rina Novita; Agus Nur Khomarudin; Trinovita Zuhara Jingga; Indra Laksmana; Ega Evinda Putri
Technologica Vol. 2 No. 2 (2023): Technologica
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/technologica.v2i2.97

Abstract

Peranan penting teknologi dalam dunia pendidikan salah satunya adalah pada pengelolaan pendidikan yang dilakukan secara komputerisasi. Hal ini akan memberikan kemudahan bagi instansi pendidikan dalam melaksanakan administrasi pendidikan maupun proses kegiatan belajar mengajar. Salah satu administrasi yang dibutuhkan dalam lembaga pendidikan adalah portofolio siswa.  Portofolio sebagai kumpulan karya yang disusun oleh pengguna sebagai bentuk catatan perkembangan dirinya. Di SMA N 2 Koto Baru Dharmasraya pengelolaan portofolio siswa sering terjadi permasalahan mulai dari rusaknya file portofolio, tercecer, hilang, dan membutuhkan ruang penyimpanan yang cukup besar, serta saat pengecekan kembali sering memakan waktu cukup lama. Dalam penelitian ini, penulis mengusulkan rancang bangun apps portofolio siswa yang bertujuan agar setiap portofolio siswa tidak mudah rusak, hilang ataupun tercecer. Jenis penelitian yang digunakan adalah RnD versi ADDIE dengan model pengembangan sistem yang digunakan adalah SDLC versi Waterfall yang terdiri dari 5 tahapan diantaranya definisi persyaratan, perancangan sistem dan perangkat lunak, implementasi dan pengujian unit, integrasi dan pengujian sistem dan operasi dan pemeliharaan. Hasil penelitian berupa produk perancangan apps portofolio siswa berbasis website sehingga dapat diakses secara fleksibel. Hasil uji validitas menunjukkan produk ini valid dengan nilai 0.82 yang diujikan kepada ahli komputer. Hasil uji praktikalitas memperoleh nilai 93.3 yang dilakukan oleh 3 orang praktisi menunjukkan bahwa produk ini dinyatakan praktis. Selanjutnya, Hasil uji efektifitas menunjukkan produk ini sangat efektif dengan nilai 0.95. Diharapkan pada peneliti-peneliti berikutnya dapat mengembangkan perancangan aplikasi ini lebih baik lagi
Upaya Peningkatan Kemampuan Pemograman Python Bagi Mahasiswa melalui UKM Orbit Agus Nur Khomarudin; Romy Aulia; Trinovita Zuhara Jingga; Ega Evinda Putri; Rina Novita; Rabby Nazli
Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Interaksi - Desember
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/interaksi.v1i2.72

Abstract

Kebutuhan terhadap peningkatan keterampilan tentang pemrograman komputer semakin mendesak seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat Penguasaan pemrograman komputer dapat membuka peluang karier yang lebih luas serta meningkatkan daya saing mahasiswa yang nantinya menjadi lulusan untuk bersaing di era digital. Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya seperti pelatihan, kursus, dan program pendidikan terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan akan keterampilan pemrograman yang semakin tinggi. Kegiatan PkM ini telah berhasil memberikan pembekalan dan pendampingan pemrograman python kepada para Mahasiswa Teknik Informatika di UIN Bukittinggi melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Orbit. Penguasaan pemrograman komputer dapat membuka peluang karier yang lebih luas serta meningkatkan daya saing mahasiswa yang nantinya menjadi lulusan untuk bersaing di era digital. Pemrograman komputer yang sangat familiar saat ini adalah pemrograman Python. Untuk mengevaluasi efektivitas workshop dalam PkM ini, dilakukan penilaian terhadap kegiatan yang telah berlangsung dengan menggunakan instrumen angket. Hasil analisis dari angket efektivitas menunjukkan bahwa kegiatan PkM ini memperoleh rata-rata nilai sebesar 82,71%, yang termasuk dalam kategori baik. Meskipun kegiatan PkM ini telah mendapatkan hasil yang baik berdasarkan penilaian dari para peserta, diperlukan upaya yang berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan PkM di periode mendatang.