Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Adopsi Teknologi Dome Pengering melalui Pelatihan Partisipatif pada Kelompok Tani "Tani Maju" Desa Bantarkulon Alfa Yuliana Dewi; Imam Prasetyo; Ghoni Musyahar; R. Kurniawan Dwi Septiady; Firman Faradisi; Achmad Vandian Nur; Urmatul Waznah; Nuniek Nizmah Fajriyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan adopsi teknologi dome pengering oleh Kelompok Tani "Tani Maju" di Desa Bantarkulon. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah rendahnya pemanfaatan teknologi pengeringan modern yang dapat meningkatkan kualitas dan nilai tambah hasil panen petani. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif aktif, yang melibatkan 25 anggota petani secara langsung melalui tanya jawab dan penjelasan mendalam mengenai manfaat dan prinsip kerja dome pengering. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga sesi yang meliputi pemaparan materi, demonstrasi penggunaan alat, dan diskusi kelompok. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan minat petani terhadap teknologi dome pengering. Berdasarkan evaluasi pasca pelatihan, 80% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman yang baik mengenai prinsip kerja dome pengering, dan 75% menyatakan minat yang tinggi untuk mengimplementasikannya. Sebanyak 60% peserta menjadi lebih terampil dalam mengoperasikan alat setelah sesi praktik. Tingkat partisipasi aktif petani selama pelatihan mencapai rata-rata 90% kehadiran, yang menunjukkan adanya penerimaan positif terhadap teknologi baru ini. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan partisipatif aktif efektif dalam meningkatkan adopsi teknologi dome pengering pada Kelompok Tani "Tani Maju". Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membangun kesadaran akan manfaat ekonomi dan kualitas yang dapat dicapai melalui penggunaan teknologi modern dalam pengelolaan hasil panen. Inovasi teknologi dome pengering yang diadaptasi dengan kondisi lokal memberikan solusi alternatif yang efektif untuk mengatasi masalah pengeringan hasil panen.
PERANCANGAN DISPENSER PAKAN AYAM OTOMATIS MEMANFAATKAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) Ghoni Musyahar; Imam Prasetyo; R Kurniawan Dwi Septiady; Alfa Yuliana Dewi
Surya Teknika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/suryateknika.v9i2.2169

Abstract

Perancangan otomatisasi alat pemberi pakan ternak ayam merupakan solusi krusial untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas peternakan, mengingat metode manual seringkali tidak efektif dalam ketepatan waktu dan jumlah pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemberi pakan otomatis yang beroperasi mandiri energi dengan memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), mengatasi keterbatasan akses listrik di lokasi peternakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksperimental melalui perancangan dan implementasi prototype. Sistem ini mengintegrasikan mikrokontroler untuk kontrol logika, sensor berat untuk akurasi pakan, modul Real Time Clock (RTC) untuk penjadwalan, serta rangkaian PLTS yang terdiri dari panel surya, solar charge controller, dan baterai. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototype mampu memberikan pakan secara presisi dan sesuai jadwal, dengan deviasi minimal pada kuantitas pakan dan waktu. Lebih lanjut, sistem PLTS terbukti efektif dalam menyuplai daya secara stabil dan berkelanjutan, memungkinkan operasional alat selama 24 jam penuh bahkan tanpa sinar matahari langsung. Kemampuan ini menegaskan kemandirian energi prototype dan potensinya untuk diterapkan di berbagai lokasi tanpa bergantung pada listrik konvensional. Kesimpulan menunjukkan bahwa inovasi ini secara signifikan berkontribusi pada efisiensi peternakan dan keberlanjutan energi, memberikan solusi praktis bagi sektor peternakan ayam.