Masdar Helmi
Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kritik Akal dan Sumber Pengetahuan dalam Perspektif Al-Ghazali dan Kant Hadi Supratman; Muhammad Basith A; Masdar Helmi; Zamzami Islamy; Siti Mahmudah Noorhayati
Jurnal Dieksis ID Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/dieksis.6.1.2026.1185

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kritik akal dan sumber pengetahuan dalam perspektif Al-Ghazali dan Immanuel Kant sebagai dua tokoh penting dalam tradisi filsafat Islam dan filsafat Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan paradigma epistemologis antara pemikiran Islam yang mengintegrasikan wahyu dan rasio dengan pemikiran Barat modern yang menempatkan akal sebagai pusat pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan komparatif-filosofis. Data diperoleh dari karya-karya utama Al-Ghazali dan Immanuel Kant serta literatur pendukung yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Ghazali mengajukan kritik terhadap keterbatasan akal manusia dengan menegaskan peran wahyu dan intuisi spiritual sebagai sumber pengetahuan yang sah, sementara Kant melakukan kritik terhadap akal melalui penetapan batas-batas rasio dalam memperoleh pengetahuan metafisis. Perbedaan pandangan ini menunjukkan karakter epistemologi yang khas dan berimplikasi pada cara memahami kebenaran, moralitas, dan proses pendidikan. Kajian ini menyimpulkan bahwa meskipun Al-Ghazali dan Kant sama-sama melakukan kritik terhadap akal, keduanya berangkat dari landasan filosofis yang berbeda, sehingga menghasilkan konsep sumber pengetahuan yang tidak sama namun sama-sama relevan sebagai bahan refleksi dalam pengembangan pemikiran pendidikan yang kritis dan etis.
Pengaruh Pembiasaan Shalat Dhuha terhadap Kedisiplinan Siswa SMP IT Aulady BSD Tangerang Selatan Hadi Supratman; Muhammad Basith A; Masdar Helmi; Benny Prasetiya
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.639

Abstract

Rendahnya kedisiplinan siswa di tingkat sekolah menengah pertama masih menjadi permasalahan utama dalam proses pendidikan, terutama yang berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan sekolah dan ketepatan waktu. Pembiasaan shalat dhuha sebagai praktek religius di sekolah Islam terpadu berperan dalam membentuk karakter dan perilaku siswa melalui rutinitas harian yang terstruktur, konsisten, dan bernilai spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiasaan shalat dhuha terhadap tingkat kedisiplinan siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain asosiatif eksplanatori. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas VII, VIII, dan IX di SMP IT Aulady BSD, Tangerang Selatan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji prasyarat (normalitas Shapiro-Wilk dan linearitas) serta regresi linier sederhana menggunakan SPSS versi 22. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p = 0,213 dan p = 0,053 > 0,05), sedangkan uji linearitas menyatakan hubungan linear (p Deviation from Linearity = 0,811 > 0,05). Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 8,288 + 0,828X, dengan nilai t = 7,492 (p = 0,000 < 0,05) dan F = 56,136 (p = 0,000 < 0,05). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,652 menunjukkan bahwa pembiasaan shalat dhuha memberikan kontribusi sebesar 65,2% terhadap kedisiplinan siswa, sedangkan 34,8% dipengaruhi oleh variabel lain. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembiasaan shalat dhuha berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan siswa. Oleh karena itu, program pembiasaan shalat dhuha dapat dijadikan strategi efektif dalam pembinaan karakter disiplin di lingkungan sekolah Islam terpadu.