Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A IMPLEMENTASI PROGRAM KKN DALAM EDUKASI MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA TLOGO, KECAMATAN SUKOHARJO, KABUPATEN WONOSOBO Lobes Herdiman; Arba Khairunnisa; Ayesha Faadhillah Rasheeda; Bima Danu Wijaya; Bimo Adi Kuncoro; Destri Ratnasari; Fadila Ardelia; Isma Rina Mahmudah; Mochtarul David Wijaya; Novita Dwi Anggraini; Rony Danu Setiyono
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan tanah longsor yang tinggi, termasuk Desa Tlogo, Kabupaten Wonosobo, yang dipengaruhi oleh kondisi topografi perbukitan dan curah hujan tinggi serta rendahnya pengetahuan masyarakat terkait mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam edukasi mitigasi bencana tanah longsor, menganalisis peningkatan pemahaman masyarakat, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, didukung analisis kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang dipadukan dengan penanaman bibit pohon serta penggunaan peta kerawanan bencana mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko, langkah evakuasi, dan tanda-tanda awal longsor. Secara umum, program ini cukup efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, meskipun masih terdapat tantangan terkait keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan lingkungan serta keberlanjutan perubahan perilaku.
Demonstrasi MPASI Protein Hewani sebagai Solusi Cegah Stunting di Desa Tlogo Novita Dwi Anggraini; Lobes Herdiman; Ayesha Faadhillah Rasheeda; Destri Ratnasari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya pemahaman ibu balita mengenai praktik Makanan Pendamping ASI (MPASI) dan minimnya pemanfaatan protein hewani lokal menjadi akar masalah tingginya kasus stunting di Desa Tlogo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, dengan 289 kasus tercatat pada Oktober 2025, namun baru 36 kasus (12,5%) tertangani. Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi jendela kritis intervensi gizi, khususnya melalui pemberian MPASI yang tepat. Sebagai solusi, kegiatan pengabdian ini menawarkan model intervensi terpadu yang mengintegrasikan penyuluhan, demonstrasi memasak, dan media edukasi cetak dalam satu rangkaian Posyandu pendekatan yang belum banyak dikaji secara terintegrasi pada konteks serupa. Program dilaksanakan pada 20 Januari 2026 di Balai Dukuh Plintaran melalui tiga tahapan: penyuluhan oleh ahli gizi UPTD Puskesmas Sukoharjo II, demonstrasi memasak nasi tim hati ayam, dan pembagian booklet variasi menu MPASI tujuh hari kepada ±20 ibu balita usia 6 bulan–2 tahun. Hasil observasi kualitatif menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap penyebab dan strategi pencegahan stunting, ditandai meningkatnya kedalaman pertanyaan serta antusiasme mengolah bahan pangan lokal menjadi MPASI bergizi terjangkau; namun perubahan ini belum diukur melalui instrumen kuantitatif terstruktur. Pendekatan edukasi aplikatif berbasis demonstrasi langsung terbukti efektif secara observasional, dan booklet menjadi panduan keberlanjutan praktik di rumah. Kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program ini.