Maximinus Hali Abit
Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Merancang Model Pemaknaan Bersama Kitab Suci Kontekstual untuk Meningkatkan Resiliensi ODHA di Maumere Servinus Haryanto Nahak; Maximinus Hali Abit; Louis Diego Liko
Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik Edisi Februari 2026
Publisher : Perkumpulan Perguruan Tinggi Agama Katolik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52110/jppak.v6i1.393

Abstract

People living with HIV/AIDS (PLWHA) are a vulnerable group who often experience stigma and discrimination in society. In facing this difficult situation, PLWHA need to have adequate self-resilience to survive and be productive. PLWHA have undertaken various activities to improve their self-resilience. One of the routine monthly activities is Bible sharing. However, the model used is still conventional and not contextualized to the spiritual needs and experiences of PLWHA. This qualitative research using the Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) approach aims to construct a model of Bible sharing as a strategy to improve the self-resilience of PLWHA. Ten informants participated in this study. Data were collected through in-depth interviews and participant observation. An in-depth analysis of the self-resilience of PLWHA in the Flores Plus Support Group (PSC) in Maumere revealed that they experience negative self-image, psychological distress, future concerns, and social withdrawal. Regarding Bible sharing activities to date, PLWHA provided critical comments, particularly regarding the lack of talented facilitators and the involvement of monks and nuns, as well as the lack of supporting resources such as monotonous guiding questions and a lack of technological tools. These results indicate the urgent need for a Bible sharing model to enhance the self-resilience of PLWHA.
Sosialisasi Pengaruh Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Anak: Studi Kasus di SDI Ribang Kabupaten Sikka Maximinus Hali Abit; Natalia Yohalni Petron; Maria Rayuni Dita; Fridolinus Ngoe Rade; Martinus Aprilius Lo’o; Sisilia Yunenci; Theresia Wiwianti
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.2956

Abstract

Penggunaan media sosial semakin meluas di berbagai kelompok usia, dan intensitas penggunaannya yang tinggi berdampak negatif kesehatan mental. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental anak. Pelaksanaan kegiatan melibatkan 11 siswa kelas VI SDI Ribang di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan siswa secara aktif selama proses kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa Facebook, Instagram, WhatsApp, dan TikTok merupakan platform media sosial yang paling sering digunakan siswa. Selain itu, sosialisasi ini meningkatkan pemahaman siswa terkait penggunaan media sosial yang bijak serta kesadaran mengenai dampak penggunaan yang berlebihan. Para siswa mampu mengidentifikasi berbagai dampak negatif, seperti gangguan konsentrasi, kecemasan, dan pemborosan waktu, serta mulai menunjukkan perubahan perilaku dalam mengelola waktu dan memilih konten secara lebih selektif. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif meningkatkan literasi digital serta kesadaran siswa akan dampak sosial medial bagi kesehatan mental