Identifikasi karakteristik gaya belajar murid sangat penting bagi guru dalam merumuskan metode pembelajaran yang tepat untuk digunakan di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode pembelajaran Gallery Walk pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila guna memfasilitasi kebutuhan ragam gaya belajar murid. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profiling gaya belajar murid kelas XI-5 di SMA Negeri 8 Malang didominasi oleh gaya belajar visual dan kinestetik, sehingga diperlukan adanya implementasi metode pembelajaran yang menggabungkan mobilisasi fisik dan pengamatan visual. Implementasi metode pembelajaran Gallery Walk terlaksana dengan baik dalam dua pertemuan. Pertemuan pertama berfokus pada eksplorasi materi, diskusi studi kasus kelompok, serta pembuatan produk, pertemuan kedua sepenuhnya berfokus pada pelaksanaan Gallery Walk. Implementasi metode pembelajaran Gallery Walk mendapatkan respon positif dari murid. Murid menilai bahwa metode ini mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif serta dapat membuat mereka berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pembelajaran. Metode pembelajaran Gallery Walk memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan. Kelebihannya yaitu dapat menciptakan iklim kelas yang menyenangkan dan tidak monoton, serta dapat mendorong kolaborasi aktif, kreativitas, dan kemampuan murid dalam menghargai serta memberikan umpan balik terhadap hasil kerja teman. Namun, metode ini juga memiliki kelemahan berupa potensi munculnya suasana kelas yang kurang kondusif dan ketidakmerataan partisipasi murid dalam kelompok. Implementasi metode pembelajaran Gallery Walk dapat berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari murid selama dibarengi dengan perencanaan pembelajaran yang matang.