Sri Suwitri
S1 Administrasi Publik Kampus Rembang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVALUASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN PENGGUNAAN PLASTIK PADA KAFE DI KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Muhammad Cesar Putra Chahyanto; Sri Suwitri; Dewi Rostyaningsih
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47422

Abstract

Palstik telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia pada abad ke-21 ini. Permasalahan sampah plastik secara global masih belum terselesaikan karena sifatnya yang sulit diurai. Penelitian ini menjelaskan dan menganalisis pelasanaan pengendalian penggunaan plastik pada kafe di Kecamatan Tembalang Kota Semarang berdasarkan Peraturan Walikota Semarang Nomor 27 Tahun 2019. Namun dalam pelaksanaanya, tidak sedikit kafe yang masih dengan bebas menggunakan kantong plastik dan sedotan plastik. Penelitian ini berfokus pada kafe yang berada di Kecamatan Tembalang, mengingat Tembalang merupakan salah satu Kecamatan dengan populasi yang besar dan memiliki jumlah kafe yang tidak sedikit. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan menurut Bridgmen Davis dan Daniel StuffleBeam (CIPP). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, diperlukan perbaikan dalam beberapa aspek. Peningkatan sosialisasi yang lebih luas dan menyeluruh, khususnya kepada usaha kecil dan di daerah terpencil. Penegakan hukum harus diperkuat dengan penerapan sanksi yang lebih tegas dan merata, mencakup semua pelaku usaha, termasuk kafe. Dukungan pemerintah juga harus ditingkatkan dengan memberikan insentif dan penghargaan yang memotivasi. Selain itu, pendekatan edukasi yang lebih intensif diperlukan untuk mengubah kebiasaan masyarakat dan memperkenalkan serta mempromosikan alternatif ramah lingkungan.
EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PADA KELURAHAN CIPINANG BESAR SELATAN KECAMATAN JATINEGARA JAKARTA TIMUR Fakhra Heryuni Prastanti; Ari Subowo; sri suwitri
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47477

Abstract

Kemiskinan dan ketidaksetaraan selalu menjadi topik masalah sosial aktual yang terjadi di tengah masyarakat Indonesia. Upaya pemerintah dalam rangka memutus rantai kemiskinan dan memperkuat perlindungan sosial berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Program Keluarga Harapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Cipinang Besar Selatan Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kegiatan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori pengukuran efektivitas program oleh Edy Sutrisno, yakni pemahaman program, tepat sasaran, tepat tujuan, tepat waktu, dan perubahan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator tepat sasaran, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata belum efektif, karena masih ditemukannya kendala dalam pelaksanaannya, sedangkan pada indikator pemahaman program dan ketepatan waktu sudah berjalan dengan baik. Saran dari penelitian ini adalah membentuk Kelompok Usaha Bersama, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pendamping PKH, dan pemerintah harus lebih selektif saat melakukan validasi data calon KPM dengan pendamping PKH
Evaluasi Program Kartu Identitas Anak Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang (Kajian Peraturan Menteri Dalam Negeri no 2 tahun 2016 Kartu Identitas Anak) Maximilian Jeremia Atur Parsaoran Sitoha; Dyah Lituhayu; sri suwitri
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47184

Abstract

Salah satu wujud kebijakan pemerintah dalam mendata,melindungi dan memantau masyarakatnya dengan mengeluarkan kebijakan Permendagri nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak (KIA). Kartu Identitas Anak yang selanjutnya disingkat menjadi KIA adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia 0 sampai dengan kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota.Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis Program Kartu Identitas Anak dan mengidentifikasi faktor pendorong dan faktor penghambat program KIA di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif.Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi.Dengan menggunakan teori evaluasi William N. Dunn.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan program KIA masih kurang efektif karena belum tercapainya target capaian program dan tidak dilakukanya sosialisasi masyarakat secara langsung ketika akan mengambil produk,efisiensi dalam pelaksanan program sudah dapat dikatakan optimal,Kecukupan sudah baik dalam pelaksanaan program KIA,Perataan pelaksanaan program sudah tercapai,Responsivitas masyarakat masih rendah,Ketepatan sasaran program belum tercapai.Saran yang dapat diberikan oleh penelitia adalah untuk meningkatkan efektivitas KIA Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang perlu melakukan penambahan target dalam strategi jemput bola agar tidak hanya terpaku ke setiap sekolah sd dan SMP di kota Semarang dan mewajibkan kepada mitra KIA untuk memberitahu masyarakat atas manfaat penggunaan KIA di mitra tersebut.