Intan Puji Utami
Universitas Islam Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN KELAS BERBASIS TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS INKLUSIF DI SMA NEGERI Intan Puji Utami; Maman Suherman
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.12840

Abstract

This study addresses the need for English classroom management in senior high schools that can respond to diverse access, abilities, and learning support needs in inclusive contexts. The focus of this study is the implementation of Technology-Based Classroom Management (TBCM) as a managerial instrument for planning, organizing, implementing, and evaluating inclusive English learning. This research used a qualitative approach with a multiple-case study design at SMAN 6 Bandung and SMAN 6 Cimahi. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, document studies, and analysis of digital learning documents. Informants included English teachers, special education support teachers, vice principals, IT/LMS operators, regular students, and students with specific learning support needs. Data were analyzed through data reduction, coding, categorization, intra-case analysis, and cross-case analysis. The findings show that SMAN 6 Bandung applied a systematic-analytical pattern based on a Learning Management System and learning activity data to manage materials, assignments, interaction, and student monitoring. SMAN 6 Cimahi applied a humanistic-adaptive pattern through technological flexibility, multimodal content, digital portfolios, response options, and gamification in the classroom. The study concludes that TBCM can strengthen inclusive English learning when supported by digital infrastructure, teacher collaboration, data literacy, pedagogical empathy, and ethical individual monitoring. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengelolaan kelas Bahasa Inggris di SMA yang mampu merespons keberagaman akses, kemampuan, dan kebutuhan dukungan belajar siswa dalam konteks inklusif. Fokus penelitian ini adalah implementasi Manajemen Kelas Berbasis Teknologi (MKBT) sebagai instrumen manajerial untuk mengatur perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran Bahasa Inggris inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus ganda di SMAN 6 Bandung dan SMAN 6 Cimahi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, studi dokumentasi, dan analisis dokumen digital pembelajaran. Informan terdiri atas guru Bahasa Inggris, Guru Pembimbing Khusus, wakil kepala sekolah, operator IT/LMS, siswa reguler, dan siswa berkebutuhan dukungan belajar tertentu. Data dianalisis melalui reduksi data, coding, kategorisasi, analisis intra-kasus, dan analisis lintas kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMAN 6 Bandung menerapkan pola sistematis-analitik berbasis Learning Management System dan data aktivitas belajar untuk mengelola materi, tugas, interaksi, serta monitoring siswa secara lebih terstruktur. SMAN 6 Cimahi menerapkan pola humanis-adaptif melalui fleksibilitas teknologi, konten multimodal, portofolio digital, pilihan respons, dan gamifikasi di kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa MKBT dapat memperkuat pembelajaran Bahasa Inggris inklusif apabila ditopang oleh infrastruktur digital, kolaborasi guru, literasi data, empati pedagogis, dan monitoring individual yang etis.    
Manajemen Ekstrakurikuler Pramuka dalam Meningkatkan Prestasi dan Disiplin Siswa SMA Retno Intan Sari Fatimah; Otong Karma; Intan Puji Utami; R. Supyan Sauri
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2578

Abstract

Secondary education focuses not only on academic achievement but also on character formation and social skills development. Extracurricular activities, particularly the Scout Movement, serve as strategic instruments in integrating students' cognitive, affective, and psychomotor development. However, the managerial mechanisms underlying Scouting's contribution to student achievement and discipline remain underexplored. This study aims to analyze Scout extracurricular management and its contribution to student achievement and discipline at SMA Negeri 7 Bandung. A qualitative approach with case study design was employed. Data were collected through semi-structured interviews, observations, and document analysis involving purposively selected principals, Scout instructors, and students. Data analysis used the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model with source, method, and time triangulation. Results indicate that Scout extracurricular management is systematically implemented through planning, organizing, actuating, and controlling functions. Strengthening the Student Scout Council and ambalan system positions students as activity managers, developing leadership, responsibility, and organizational discipline. Scout management contributes positively to academic and non-academic achievement through enhanced self-management, learning discipline, and leadership experiences. Alumni support as social capital strengthens program sustainability. The study concludes that structured and participatory Scout extracurricular management functions as a strategic school instrument in fostering discipline and supporting sustainable student achievement;ABSTRAKPendidikan menengah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan sosial peserta didik. Kegiatan ekstrakurikuler, khususnya Gerakan Pramuka, menjadi instrumen strategis dalam mengintegrasikan pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Namun, mekanisme manajerial yang melatarbelakangi kontribusi Pramuka terhadap prestasi dan disiplin siswa masih terbatas dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen ekstrakurikuler Pramuka dan kontribusinya terhadap prestasi serta disiplin siswa di SMA Negeri 7 Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, pembina Pramuka, dan siswa yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil menunjukkan manajemen ekstrakurikuler Pramuka dilaksanakan sistematis melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penguatan Dewan Kerja dan sistem ambalan memposisikan siswa sebagai pengelola kegiatan, mengembangkan kepemimpinan, tanggung jawab, dan disiplin organisasi. Manajemen Pramuka berkontribusi positif terhadap prestasi akademik dan non akademik melalui penguatan manajemen diri, disiplin belajar, dan pengalaman kepemimpinan. Dukungan alumni sebagai modal sosial memperkuat keberlanjutan program. Penelitian menyimpulkan bahwa manajemen ekstrakurikuler Pramuka yang terstruktur dan partisipatif berfungsi sebagai instrumen strategis dalam membentuk disiplin dan mendukung prestasi siswa berkelanjutan