Nur Azizah
Program Studi Magister Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI GURU PAI DAN BUDI PEKERTI DALAM AKOMODASI PEMBELAJARAN HAFALAN DOA SEHARI-HARI SISWA DENGAN HAMBATAN BELAJAR DI SEKOLAH DASAR Dwi Anandyah Purnama Anasputri; Nur Azizah
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.13839

Abstract

Learning to memorize daily prayers for students with learning disabilities requires adaptive instructional strategies that accommodate their diverse learning needs. This study aimed to describe the strategies employed by Islamic Religious Education and Character Education teachers in accommodating daily prayer memorization for students with learning disabilities in elementary schools in Muara Ancalong District. This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected from primary and secondary sources through in-depth interviews, observations, and document analysis. The research focused on instructional approaches, prayer memorization techniques, learning media and resources, as well as the challenges and solutions encountered during the learning process. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that teachers implemented various instructional accommodation strategies tailored to students' learning characteristics, including flexible teaching approaches, repetitive memorization (drilling), individualized memorization targets, one-on-one guidance, and the use of visual media such as prayer posters placed in relevant locations. Teachers also addressed learning challenges through individualized support, simplified learning materials, gradual instruction, and continuous motivation. These strategies contributed to supporting the learning of daily prayer memorization for students with learning disabilities while fostering a more inclusive learning environment in Islamic Religious Education and Character Education classes. ABSTRAK Pembelajaran hafalan doa sehari-hari bagi siswa dengan hambatan belajar memerlukan strategi pembelajaran yang adaptif agar kebutuhan belajar setiap peserta didik dapat terakomodasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam mengakomodasi pembelajaran hafalan doa sehari-hari bagi siswa dengan hambatan belajar di sekolah dasar di Kecamatan Muara Ancalong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Fokus penelitian meliputi strategi pendekatan pembelajaran, teknik hafalan doa, penggunaan media dan sumber belajar, serta problematika dan solusi dalam pelaksanaan pembelajaran. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi akomodasi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa, meliputi penggunaan pendekatan pembelajaran yang fleksibel, teknik hafalan melalui pengulangan (drilling), penetapan target hafalan sesuai kemampuan siswa, pendampingan secara individual, serta pemanfaatan media visual berupa poster doa pada lokasi yang relevan. Guru juga mengatasi berbagai kendala melalui pendekatan personal, penyederhanaan materi, pembelajaran bertahap, dan pemberian motivasi secara berkelanjutan. Strategi tersebut berkontribusi dalam mendukung pembelajaran hafalan doa sehari-hari bagi siswa dengan hambatan belajar sekaligus mendorong terwujudnya pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang lebih inklusif.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPTIF MELALUI MEDIA POSTER BERBASIS MULTISENSORI PADA SISWA DENGAN HAMBATAN BELAJAR DI KELAS VI SDN Anastasia Mangallo; Nur Azizah
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.13875

Abstract

Descriptive writing is an essential language skill that enables students to express ideas systematically in written form. However, students with learning disabilities often experience difficulties in generating ideas, selecting appropriate vocabulary, organizing paragraphs coherently, and developing descriptions based on observed objects. These challenges indicate the need for instructional media that accommodate their learning characteristics. This study aimed to improve descriptive text writing skills through the use of multisensory poster media for students with learning disabilities. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles. The participants consisted of three students with learning disabilities, identified as ASJ, AI, and FTL. Each cycle included planning, action, observation, and reflection stages. Cycle I implemented Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK)-based poster media, while Cycle II implemented Visual, Auditory, Kinesthetic, and Tactile (VAKT)-based poster media. Data were collected through observation, writing tests, documentation, and field notes. Data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative approaches. The findings showed that the implementation of multisensory poster media improved the descriptive writing skills of all participants. The improvement was reflected in better writing performance across the two action cycles, accompanied by enhanced idea generation, richer descriptive vocabulary, more coherent paragraph organization, and greater independence during the writing process. Therefore, multisensory poster media can serve as an alternative instructional medium to support the improvement of descriptive writing skills among students with learning disabilities. ABSTRAK Keterampilan menulis teks deskriptif merupakan salah satu kompetensi berbahasa yang penting untuk dikuasai siswa karena mendukung kemampuan mengungkapkan gagasan secara tertulis. Namun, siswa dengan hambatan belajar sering mengalami kesulitan dalam menemukan ide, memilih kosakata yang sesuai, menyusun paragraf secara runtut, serta mengembangkan deskripsi berdasarkan objek yang diamati. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskriptif melalui penggunaan media poster berbasis multisensori pada siswa dengan hambatan belajar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas tiga siswa dengan hambatan belajar yang diberi kode ASJ, AI, dan FTL. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Siklus I menggunakan media poster berbasis Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK), sedangkan Siklus II menggunakan media poster berbasis Visual, Auditory, Kinesthetic, dan Tactile (VAKT). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes keterampilan menulis, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media poster berbasis multisensori mampu meningkatkan keterampilan menulis teks deskriptif pada seluruh subjek penelitian. Peningkatan tersebut terlihat dari perkembangan hasil menulis pada setiap siklus yang diikuti oleh meningkatnya kemampuan siswa dalam menemukan ide, menggunakan kosakata deskriptif, menyusun paragraf secara runtut, serta menunjukkan kemandirian yang lebih baik selama proses menulis. Dengan demikian, media poster berbasis multisensori dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran untuk mendukung peningkatan keterampilan menulis teks deskriptif pada siswa dengan hambatan belajar.
Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman melalui Pendekatan CTL Berbasis Problem-Based Learning pada Siswa Noor Hasanah; Nur Azizah
Patria Educational Journal (PEJ) Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i2.2846

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD Negeri 007 Kaliorang, termasuk siswa dengan hambatan belajar, melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis Problem Based Learning (PBL). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa. Data diperoleh melalui tes membaca pemahaman dan observasi aktivitas siswa, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 61,56 pada pra siklus menjadi 75,75 pada siklus I dan 81,38 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 37,50% menjadi 93,75%, dengan nilai N-Gain sebesar 0,47 (kategori sedang). Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan CTL berbasis PBL efektif meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, termasuk siswa yang mengalami hambatan belajar.
Strategi Role Playing Menggunakan Media Boneka Tangan untuk Meningkatkan Kemampuan Berbagi Anak Hiperaktif Khairanor; Nur Azizah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12151

Abstract

Kemampuan berbagi merupakan keterampilan sosial yang penting bagi anak dengan perilaku hiperaktif karena berkaitan dengan kemampuan berinteraksi, bekerja sama, dan membangun hubungan positif dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbagi peserta didik dengan perilaku hiperaktif melalui strategi role playing menggunakan media boneka tangan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seorang peserta didik kelas II berinisial RJ di SD Negeri 001 Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbagi peserta didik meningkat dari 30% pada pra-siklus menjadi 60% pada Siklus I dan 90% pada Siklus II. Peningkatan terlihat pada kesediaan peserta didik meminjamkan benda kepada teman, bergantian menggunakan media pembelajaran, berbagi makanan atau mainan, mengikuti aturan permainan, dan menunjukkan perilaku kooperatif. Penggunaan boneka tangan dalam kegiatan role playing juga mendorong perhatian, keterlibatan, dan antusiasme peserta didik selama pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi role playing menggunakan media boneka tangan dapat menjadi alternatif pembelajaran untuk mendukung perkembangan kemampuan berbagi dan keterampilan sosial-emosional peserta didik dengan perilaku hiperaktif di sekolah dasar.