Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

POLA KONSUMSI DAN MOTIVASI MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 GIZI UNIVERSITAS NGUDI WALUYO DALAM MEMILIH STREET FOOD SEBAGAI MENU MAKAN UTAMA Chindya Paramitha Devi; Galeh Septiar Pontang
Science Technology and Management Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v5i2.407

Abstract

Street food berkembang pesat di Indonesia terkait kemudahan akses dan harga yang terjangkau. Aspek pengetahuan gizi juga mempengaruhi konsumsi street food yaitu berperan dalam menentukan jenis makanan. Mahasiswa Program Studi S1 Gizi dibekali dengan pengetahuan tentang prinsip gizi seimbang untuk mendukung kompetensinya, namun prevalensi konsumsi street food pada “mahasiswa gizi” tetap tinggi terkait efisiensi waktu dan kenyamanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi dan motivasi pemilihan street food sebagai menu makan utama pada mahasiswa Program Studi S1 Gizi Fakultas Kesehatan Universitas Ngudi Waluyo. Pada penelitian deskriptif ini, digunakan pendekatan cross-sectional dengan teknik purposive random sampling dan diperoleh total responden sebanyak 63 subjek. Hasil penelitian yang diperoleh dengan pengambilan data berupa kuisioner menunjukkan bahwa pola konsumsi dan motivasi mahasiswa Program Studi S1 Gizi Universitas Ngudi Waluyo dari tahun perkuliahan ke-1, ke-2, ke-3, dan ke-4 memiliki kesamaan dalam memilih street food sebagai menu makan utama, yaitu dari aspek jenis menu, frekuensi konsumsi, kisaran harga per porsi, dengan motivasi keterjangkauan lokasi dan harga.
Gambaran Gambaran Kebiasaan Makan dan Indikator Kesehatan Pralansia dan Lansia di Dusun Dawung Desa Candirejo Kabupaten Semarang Chindya Paramitha Devi; Galeh Septiar Pontang
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2026): Vol. 8 No. 2 (2026): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, July 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Indonesia telah memasuki fase penduduk tua (ageing population) dengan jumlah lansia yang meningkat secara konsisten hingga mencapai 11,93% pada 2025 meliputi pralansia, lanjut usia, lanjut usia tua, dan sangat tua. Penuaan pada lansia berdampak pada peningkatan angka mortalitas dan morbiditas, serta rasio ketergantungan. Kualitas hidup lansia dapat ditingkatkan melalui kebiasaan makan dan gaya hidup sehat. Skrining kesehatan penting sedini mungkin dilakukan untuk memperoleh gambaran indikator kesehatan lansia, serta mendeteksi kebutuhan pelayanan kesehatan lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kebiasaan makan dan indikator kesehatan lansia di Dusun Dawung, Kabupaten Semarang. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel total sampling dan diperoleh 44 subjek. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara untuk memperoleh gambaran karakteristik subjek, kebiasaan makan, dan frekuensi konsumsi pangan harian, serta skrining pengukuran tekanan darah dan Gula Darah Sewaktu (GDS) untuk memperoleh gambaran indikator kesehatan. Hasil menunjukkan bahwa karakteristik subjek penelitian merupakan lansia dengan dominasi jenis kelamin perempuan (79,55%), kategori usia pralansia (43,18%) dan lanjut usia (43,18%), dengan status bekerja (75%). Mayoritas subjek memiliki frekuensi makan utama tiga kali sehari dengan cukup mengkonsumsi air minum, namun memiliki jadwal makan utama yang tidak teratur. Sebagian besar subjek teridentifikasi mengalami hipertensi, serta kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) berada dalam rentang normal. Rekomendasi upaya pencegahan perburukan kondisi kesehatan lansia adalah dengan menentukan batasan frekuensi makanan sumber karbohidrat, meningkatkan konsumsi sayuran, buah-buahan, dan cairan, serta menerapkan kebiasaan makan teratur. Kata kunci: kebiasaan makan, indikator kesehatan, tekanan darah, gula darah sewaktu (GDS), lanjut usia ABSTRACT Indonesia has entered the phase of an aging population, with the number of elderly consistently rising to reach 11.93% by 2025. This significant proportion of the elderly population has the potential to become a "second demographic dividend" in case of healthy and productive elderly. Aging is associated with increased mortality and morbidity rates; however, the life quality of the elderly can be improved through healthy dietary habits and lifestyles. Early health screening is crucial to assess health indicators and identify the healthcare needs of the elderly. This study aimed to examine the dietary patterns and health indicators of the elderly in Dawung Hamlet, Semarang Regency. A descriptive, cross-sectional study design was employed, utilizing purposive sampling to recruit 44 subjects. Data collection involved interviews to gather information on subject characteristics, dietary patterns, and daily food consumption frequency, alongside measurements of blood pressure and Random Blood Glucose (RBG) levels to assess health indicators. The results revealed that the study subjects were predominantly female (79.55%), fell into the pre-elderly (43.18%) and elderly (43.18%) categories, and were employed (75%). While the majority of subjects consumed three times main meals in daily and adequate amounts of water, their meal schedules were irregular. A significant number of subjects were identified as having hypertension, although their Random Blood Glucose (RBG) levels fell within the normal range. Recommendations to prevent the deterioration of health conditions among the elderly include controlling carbohydrate intake, increasing the consumption of vegetables and fruits, and adopting regular eating habits and a healthy lifestyle.   Keywords: eating habits, health indicators, blood pressure,  random blood sugar (RBS),  elderly people
Edukasi Gizi Seimbang “Remaja Sehat, Generasi Unggul” untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa SMA Negeri 1 Sukorejo, Kabupaten Kendal Puji Afiatna; Indri Mulyasari; Chindya Paramitha Devi; Sugeng Maryanto; Anisa Puspitasari
Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inber.v4i3.1608

Abstract

Adolescence is an important period in the development of human resources for the future. Healthy adolescents with adequate nutrition knowledge and healthy eating behaviors are an essential foundation for creating a healthy, productive, and competitive generation. This community service activity aimed to improve students’ knowledge of balanced nutrition at SMA Negeri 1 Sukorejo, Kendal Regency, through an educational program with the theme “Healthy Adolescents, Excellent Generation.” The activity was conducted on September 19, 2024, and involved 257 twelfth-grade students, of whom 120 completed both the pre-test and post-test. The education was delivered through lectures, discussions, and games, covering balanced nutrition for adolescents and tips for maintaining fitness to support academic performance. Knowledge was assessed using a 20-item questionnaire and analyzed using the Wilcoxon Signed-Ranks Test. The results showed an increase in the mean knowledge score from 65.12 before the education to 85.79 after the education, representing an increase of 20.67 points. The proportion of students with good knowledge increased from 10.0% to 72.5%. The Wilcoxon test showed a significant difference in knowledge scores before and after the education (Z = −9.315; p < 0.001). Balanced nutrition education through a combination of lectures, discussions, and games can improve students’ knowledge. Balanced nutrition education for adolescents can serve as an important effort to promote healthy behaviors as a foundation for developing a healthy, productive, and competitive generation.