p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sangkala
Tofan Priananda Adinata
Pendidikan Sejarah, FKIP, Universitas PGRI Banyuwangi, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Perempuan Pesisir dalam Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Kampung Mandar Banyuwangi Tahun 1998–2021 Lita Dwi Sari; Tofan Priananda Adinata; Miskawi Miskawi
JURNAL SANGKALA Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Sangkala
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/js.v5i2.1029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan pesisir dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat Kampung Mandar Banyuwangi pada periode 1998–2021, mengidentifikasi perubahan peran yang terjadi sejak krisis ekonomi 1998 hingga pandemi Covid-19, serta mengkaji pengaruhnya terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis historis yang menelusuri dinamika perubahan peran perempuan pesisir secara berkelanjutan dalam dua periode krisis yang berbeda, yaitu krisis ekonomi 1998 dan pandemi Covid-19, sehingga memberikan gambaran mengenai proses transformasi peran perempuan dalam jangka waktu yang Panjang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sejarah sosial. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan perempuan pesisir, nelayan, tokoh masyarakat, dan aparat setempat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan pesisir memiliki peran domestik, ekonomi, dan sosial yang saling berkaitan. Dalam bidang ekonomi, perempuan berkontribusi melalui kegiatan penjualan ikan, pengolahan hasil perikanan, perdagangan, dan usaha rumah tangga yang membantu meningkatkan pendapatan keluarga nelayan. Dalam bidang sosial, perempuan aktif dalam kegiatan keagamaan, arisan, dan berbagai aktivitas kemasyarakatan. Penelitian juga menunjukkan adanya perubahan peran perempuan yang semakin kuat sejak krisis ekonomi 1998 dan kembali mengalami penguatan pada masa pandemi Covid-19. Perubahan tersebut menjadikan perempuan tidak hanya sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga sebagai aktor penting dalam menjaga ketahanan sosial ekonomi masyarakat Kampung Mandar
Konstruksi Nilai Kesetaraan dalam Masyarakat Multikultural: Perspektif Sejarah Sosial di Desa Tamansari Imamatul Hasanah; Tofan Priananda Adinata; Miskawi Miskawi
JURNAL SANGKALA Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Sangkala
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/js.v5i2.1031

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kehidupan sosial multikultural, penggunaan bahasa antaretnis, dan dinamika sejarah sosial pembentuk nilai kesetaraan di Desa Tamansari, Banyuwangi. Menggunakan metode kualitatif berpendekatan sejarah sosial, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta divalidasi dengan triangulasi. Hasil penelitian memberikan kontribusi kebaruan dengan mengungkap bahwa harmoni multikultural di Tamansari terbentuk secara organik melalui konstruksi sejarah akar rumput dan fleksibilitas bahasa lintas etnis (Osing, Jawa, Madura, Indonesia) sebagai strategi linguistik adaptif. Penggunaan bahasa yang dinamis ini terbukti efektif mereduksi sekat prasangka kultural dan memperkuat integrasi sosial. Berbeda dengan studi yang memandang integrasi sebagai produk kebijakan formal, temuan ini membuktikan bahwa memori kolektif sejarah bersama dan warisan nilai budaya antargenerasi berperan penting sebagai modal sosial penentu kesetaraan. Studi ini memperluas konsep multikulturalisme dengan menegaskan adaptasi bahasa dan kearifan lokal sebagai pilar ketahanan integrasi