This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sangkala
Abel Santoso Nanda Arinza
Pendidikan Sejarah, FKIP, Universitas PGRI Banyuwangi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Jembatan Gantung Bangorejo Tahun 1921: Infrastruktur Kolonial, Mobilitas Transportasi, dan Perubahan Sosial-Ekonomi Masyarakat Banyuwangi Selatan Abel Santoso Nanda Arinza; Agus Mursidi; Miskawi Miskawi
JURNAL SANGKALA Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Sangkala
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/js.v5i2.1032

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis latar belakang pembangunan Jembatan Gantung Bangorejo tahun 1921, menjelaskan fungsinya dalam sistem transportasi dan ekonomi kolonial, serta mengkaji dampaknya terhadap kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Banyuwangi Selatan. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh dari arsip kolonial, dokumen lokal, observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara dengan tokoh masyarakat yang mengetahui sejarah Jembatan Gantung Bangorejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan jembatan dilatarbelakangi oleh kebutuhan mengatasi hambatan mobilitas akibat keberadaan Sungai Setail sekaligus mendukung kebijakan kolonial dalam menghubungkan wilayah produksi pertanian di Bangorejo dengan jalur distribusi ekonomi di Banyuwangi Selatan. Jembatan ini berfungsi sebagai sarana transportasi yang memperlancar pergerakan masyarakat serta distribusi komoditas pertanian dari kawasan hinterland menuju pusat perdagangan. Keberadaannya turut meningkatkan aksesibilitas wilayah, memperkuat aktivitas perdagangan lokal, dan memperluas interaksi sosial antarwilayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Jembatan Gantung Bangorejo tidak hanya berperan sebagai infrastruktur transportasi kolonial, tetapi juga menjadi instrumen integrasi ekonomi dan transformasi sosial masyarakat setempat. Kebaruan penelitian terletak pada pendekatan mikrohistori yang merekonstruksi peran infrastruktur kolonial berskala lokal dalam membentuk dinamika ekonomi dan sosial masyarakat Banyuwangi Selatan pada awal abad ke-20