p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VENUE: Jurnal Olahraga
Nur Khozanah Ilmah
Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kompetensi Profesional Personal Trainer dalam Meningkatkan Kebugaran Jasmani Klien Dewasa Priska Dyana Kristi; Andri Arif Kustiawan; Agus Pribadi; Nur Khozanah Ilmah; Raihan Izha Mahendra
VENUE : Jurnal Olahraga Vol. 2 No. 3 (2026): VENUE: Jurnal Olahraga
Publisher : Java Mutiara Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71264/venue.v2i3.97

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan salah satu indikator penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup masyarakat dewasa. Meningkatnya gaya hidup sedentari dan rendahnya aktivitas fisik mendorong meningkatnya kebutuhan akan layanan kebugaran profesional, khususnya personal trainer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi profesional personal trainer dalam meningkatkan kebugaran jasmani klien dewasa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Sampel penelitian berjumlah 15 klien dewasa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri atas angket kompetensi profesional personal trainer yang meliputi penguasaan ilmu kepelatihan, kemampuan menyusun program latihan, keterampilan komunikasi, kemampuan evaluasi, dan profesionalisme, serta tes kebugaran jasmani yang mencakup Rockport One Mile Walk Test, push-up, sit-up, dan sit and reach test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 26 pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional personal trainer berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 84,27, sedangkan tingkat kebugaran jasmani klien dewasa berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 81,13. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara kompetensi profesional personal trainer dan kebugaran jasmani klien dewasa (r = 0,718; p = 0,003). Dengan demikian, kompetensi profesional personal trainer berperan penting dalam mendukung peningkatan kebugaran jasmani klien dewasa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan standar kompetensi tenaga kebugaran.
Hambatan Partisipasi Atlet Perempuan pada Cabang Olahraga Beregu: Studi Kualitatif pada Atlet Mahasiswa Rickadesti Ramadhana; Bimo Alexander; Andri Arif Kustiawan; Nur Khozanah Ilmah; Ary Artanty
VENUE : Jurnal Olahraga Vol. 2 No. 3 (2026): VENUE: Jurnal Olahraga
Publisher : Java Mutiara Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71264/venue.v2i3.100

Abstract

Partisipasi perempuan dalam olahraga terus mengalami peningkatan, namun berbagai hambatan masih memengaruhi keberlanjutan keterlibatan mereka dalam aktivitas olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman atlet perempuan dalam menghadapi hambatan partisipasi olahraga serta mengidentifikasi keterkaitan faktor-faktor yang membentuk pengalaman tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif. Partisipan terdiri atas lima atlet perempuan yang merupakan mahasiswa aktif Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas PGRI Yogyakarta dari cabang olahraga taekwondo, arung jeram, polo air, hoki, dan rugby. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman partisipasi atlet perempuan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang saling berkaitan, meliputi keterbatasan pendanaan dan fasilitas, kurangnya perhatian terhadap kebutuhan biologis perempuan, stereotip gender dan ketidaksetaraan perlakuan, serta bullying dan tantangan sosial dalam lingkungan olahraga. Meskipun menghadapi berbagai hambatan tersebut, atlet perempuan menunjukkan kemampuan beradaptasi melalui komunikasi, dukungan sosial, dan penguatan resiliensi. Temuan penelitian mengungkap bahwa hambatan partisipasi atlet perempuan merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh interaksi faktor struktural, biologis, dan sosial. Oleh karena itu, peningkatan partisipasi atlet perempuan memerlukan sistem pembinaan yang responsif gender melalui penyediaan fasilitas yang memadai, peningkatan kompetensi pelatih, penguatan sistem perlindungan atlet, serta penciptaan lingkungan olahraga yang aman dan inklusif.