Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI PEMAHAMAN DUNIA SAHAM SERTA LEGALITASNYA PADA ERA DIGITALISASI DI KALANGAN GENERASI Z KOTA KUPANG Efandri Agustian; Indah Mutiara; Rahmat Angga Dwi Putra; Soraya Yuslani Eoh
Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Z merupakan kelompok yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan digital, memiliki tingkat penggunaan internet dan media sosial yang tinggi, serta cenderung terbuka terhadap inovasi finansial berbasis teknologi. Namun, tingginya akses digital tersebut tidak selalu diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai konsep dasar investasi saham, mekanisme perdagangan di Bursa Efek Indonesia, serta aspek legalitas yang mengaturnya. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini dirancang menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif, yaitu melibatkan peserta secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan agar pemahaman yang diperoleh bersifat aplikatif dan berkelanjutan. Sasaran kegiatan adalah Generasi Z di Kota Kupang, khususnya pelajar SMA/SMK dan mahasiswa. Kegiatan Sosialisasi Pemahaman Dunia Saham serta Legalitasnya pada Era Digitalisasi di Kalangan Generasi Z di Kota Kupang telah berhasil dilaksanakan dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi keuangan dan literasi hukum peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman Generasi Z mengenai konsep dasar investasi saham, mekanisme perdagangan di pasar modal, serta pentingnya aspek legalitas dalam aktivitas investasi di era digital.
Membangun Kemandirian Pariwisata: Pemberdayaan Pemuda Nemberala Melalui Pengembangan Berkelanjutan Dan Kewirausahaan Untuk Optimalisasi Potensi Wisata Rolland E Fanggidae; Yuri S Faah; Wehelmina M Ndoen; Ni Putu Nursiani; Efandri Agustian
Abdimas Mandalika Vol 5, No 4 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i4.39404

Abstract

Abstract:  Nemberala Beach in West Rote Regency, East Nusa Tenggara, boasts extraordinary tourism potential with its exotic natural beauty. However, tourism management in this area remains suboptimal. Four main challenges hamper tourism development: limited technical competency among young people, lack of affordable accommodation infrastructure, reliance on imported food, and low entrepreneurial capacity. The main objectives of the Community Service Program (PKM) are (1) improving the technical skills of young people in areas relevant to Nemberala's tourism needs, (2) creating micro-enterprises based on local potential independently managed by young people, and (3) reducing dependence on external investors through the sustainable use of local resources. This Community Service Program (PKM) is designed with a participatory and holistic approach to address partner challenges at Nemberala Beach, particularly in the areas of organic agricultural production, tourism business management, and digital marketing. The implementation method is divided into four main stages: preparation, implementation, evaluation, and sustainability, involving active partner participation and multi-stakeholder collaboration. The outcomes of this PKM activity are: (1) improving the technical skills of young people in areas relevant to Nemberala's tourism needs; (2) Creating micro-enterprises based on local potential that are independently managed by youth; (3) Reducing dependence on external investors through the sustainable use of local resources.Abstrak: Pantai Nemberala di Kabupaten Rote Barat, Nusa Tenggara Timur, memiliki potensi wisata yang luar biasa dengan keindahan alam yang eksotis. Namun, pengelolaan pariwisata di daerah ini masih belum optimal. Terdapat empat tantangan utama yang menghambat pengembangan pariwisata, yaitu keterbatasan kompetensi teknis kaum muda, kurangnya infrastruktur penginapan murah, ketergantungan pada makanan impor, dan rendahnya kapasitas kewirausahaan. Tujuan utama PKM adalah (1) meningkatkan keterampilan teknis pemuda dalam bidang yang relevan dengan kebutuhan pariwisata Nemberala, (2) menciptakan usaha mikro berbasis potensi lokal yang dikelola mandiri oleh pemuda, serta (3) mengurangi ketergantungan pada investor eksternal melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang dengan pendekatan partisipatif dan holistik untuk menjawab permasalahan mitra di Pantai Nemberala, khususnya dalam bidang produksi pertanian organik, manajemen usaha pariwisata, dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan dibagi ke dalam empat tahap utama: persiapan, implementasi, evaluasi, dan keberlanjutan, dengan melibatkan partisipasi aktif mitra serta kolaborasi multi-pihak. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah: (1) Meningkatkan keterampilan teknis pemuda dalam bidang yang relevan dengan kebutuhan pariwisata Nemberala; (2) Menciptakan usaha mikro berbasis potensi lokal yang dikelola mandiri oleh pemuda; (3) Mengurangi ketergantungan pada investor eksternal melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.