Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Teori Relasional Terhadap Transmisi Budaya Di Institusi Pendidikan Indah Permata Bunda; Firman Firman; Nurfarhanah Nurfarhanah; Ridho Rismi
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 3 No. 1 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v3i1.2900

Abstract

Analisis teori relasional dalam konteks transmisi budaya di institusi pendidikan, yang merupakan proses penting dalam pewarisan nilai dan norma budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Teori relasional menekankan peran interaksi sosial dan hubungan antar individu dalam membentuk dan mempertahankan budaya melalui komunikasi dan pembelajaran di lingkungan pendidikan. Institusi pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer pengetahuan akademik, tetapi juga sebagai agen sosial yang menghubungkan berbagai elemen budaya melalui interaksi antara guru, siswa, dan masyarakat sekitar. Melalui pendekatan teori relasional, transmisi budaya dapat dianalisis sebagai proses dinamis yang melibatkan pertukaran nilai dan norma secara aktif, yang dipengaruhi oleh konteks sosial dan struktur hubungan dalam institusi. Studi ini mengkaji literatur yang relevan untuk memahami bagaimana hubungan interpersonal dan struktur sosial di sekolah berkontribusi pada keberhasilan atau hambatan dalam proses pewarisan budaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan transmisi budaya sangat bergantung pada kualitas interaksi dan keterlibatan semua pihak dalam institusi pendidikan, termasuk peran guru sebagai fasilitator budaya dan siswa sebagai partisipan aktif. Dengan demikian, pemahaman mendalam tentang teori relasional dapat membantu merancang strategi pendidikan yang lebih efektif dalam mempertahankan dan mengembangkan budaya di tengah perubahan zaman. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pendidikan formal, keluarga, dan masyarakat sebagai jaringan sosial yang saling mendukung dalam proses transmisi budaya.
INTERNALISASI NILAI KEIKHLASAN DAN PENGORBANAN DALAM KHUTBAH IDUL ADHA SEBAGAI PENDEKATAN BIMBINGAN KONSELING ISLAMI MELALUI KEGIATAN BERBASIS EKSPRESI SOSIAL DI MASJID AL JAMI’UL HADI KABUPATEN PADANG PARIAMAN Desep Pria Pandri; Vera Sriwahyuningsih; Ridho Rismi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 03, September 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17902

Abstract

Eid al-Adha is a spiritual occasion rich in Islamic educational values, particularly the virtues of sincerity and sacrifice exemplified by Prophet Ibrahim (AS) and Prophet Ismail (AS). These values ​​hold significant relevance for the character development of both individuals and the community. This study aims to analyze the internalization of the values ​​of sincerity and sacrifice conveyed through Eid al-Adha sermons as an approach to Islamic guidance and counseling, utilizing social expression-based activities at Al Jami’ul Hadi Mosque in Padang Pariaman Regency. The research employs a mixed-methods approach (quantitative and qualitative), utilizing observation, interviews, documentation, and questionnaires distributed to the congregation participating in Eid al-Adha activities. The study subjects comprised 50 individuals, including mosque administrators, the *qurban* (sacrificial) committee, mosque youth members, and the general public. The results indicate that Eid al-Adha sermons contribute significantly to enhancing the congregation's understanding of sincerity and sacrifice. Social activities such as the slaughter of sacrificial animals, meat distribution, communal cooperation mutual coopretion, and community service served as effective media for internalizing these values. Findings reveal that 88% of respondents experienced increased social awareness, and 84% demonstrated heightened empathy following their participation in the Eid al-Adha activities. Thus, Eid al-Adha sermons can serve as an effective Islamic guidance and counseling approach for shaping the religious and social character of the community.