Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Sensitivitas Gender Terhadap Sikap Mahasiswa Dalam Kasus Pelecehan Seksual Di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Alda Okti Ramadini; Nabillah Afa Fillah; Riska Dewi Andriyani; Nasya Kamila Nayla Rasyid; Salman Al Farizi; Rini Laili Prihatini
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 3 No. 2 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v3i2.3080

Abstract

The increasing number of harassment cases occurring in society has raised concerns among various groups, including academic circles and prospective Islamic religious counselors. As agents of social change, students of Islamic Guidance and Counseling are expected to play a role and provide education in shaping public opinion and intervening in social issues. This study aims to examine the influence of gender sensitivity levels on the attitudes of Islamic Guidance and Counseling students in responding to cases of sexual harassment. The research was conducted using a quantitative approach with purposive sampling technique involving 75 relevant respondents who were in the process of value formation and had received basic gender-related material. The instrument used was a Likert scale, and the data were analyzed using simple linear regression with SPSS for Windows version 26. The results showed a positive and significant influence between gender sensitivity and students' attitudes toward sexual harassment cases, with a Pearson correlation coefficient of 0.708 and a significance value of 0.000 (p < 0.05). The R square value of 0.502 indicates that gender sensitivity explains 50.2% of the variation in students’ attitudes toward sexual harassment cases. These findings are supported by theories from John Money, Sandra Bem, Carol Gilligan, Albert Bandura, Lawrence Kohlberg, and Paulo Freire, which emphasize the importance of social experiences, moral values, and critical education in shaping gender awareness and attitudes toward gender injustice.
Optimalisasi Pengelolaan Wakaf Di Era Modern: Hasil Seminar Dan Implementasi Dalam Pengabdian Kepada Masyarakat Di Desa Mojopuro, Wonogiri Tiara Agustina; Nabillah Afa Fillah; Siva Nurvariza; Abdul Azis
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): PRAXIS Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/9e1s3e36

Abstract

Wakaf merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki peran strategis dalam mendukung kesejahteraan umat melalui pemanfaatan aset yang bersifat berkelanjutan. Selain sebagai ibadah sosial, wakaf juga berpotensi menjadi sumber daya ekonomi produktif apabila dikelola dengan manajemen yang profesional dan transparan. Di Indonesia, potensi wakaf sangat besar mengingat mayoritas penduduk beragama Islam dan tersebarnya aset wakaf di berbagai wilayah. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan serta merumuskan solusi dalam pengelolaan aset wakaf di Desa Mojopuro, Kabupaten Wonogiri. Aset wakaf memiliki potensi besar dalam pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat, namun pengelolaannya sering terkendala oleh aspek legal-formal, sosial-organisatoris, dan ekonomi-fungsional. Jurnal Pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap nadzir, tokoh masyarakat, serta lembaga terkait. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebagian besar aset wakaf belum memiliki legalitas ikrar wakaf yang jelas dan belum terdapat sistem regenerasi nadzir yang berkelanjutan. Selain itu, keterbatasan dana dan lemahnya koordinasi antar lembaga turut menjadi hambatan pengelolaan. Solusi yang ditawarkan meliputi pembentukan forum wakaf desa, pelatihan manajemen wakaf berbasis digital bagi nadzir muda, serta sosialisasi regulasi wakaf di tingkat lokal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar penguatan kebijakan lokal untuk mewujudkan pengelolaan wakaf yang produktif dan berkelanjutan.