Yulian Sri Lestari
UIN Datokarama Palu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resiliensi pada Ibu Berperan Ganda: Peran Jumlah Anak dan Lama Pernikahan Yulian Sri Lestari; Andi Muthiasari Handayani; Jusmiati; Abdul Manab; Rizqa Sabrina Badjarad
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 4 Oktober 2025: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v4i4.1236

Abstract

Resilience is a critical psychological resource that enables working mothers with dual roles to cope effectively with the demands of work and family life. However, family-related factors contributing to resilience remain underexplored. This study examined the effects of marriage duration and number of children on the resilience of working mothers with dual roles. A quantitative cross-sectional survey design was employed involving 321 married working mothers with children selected through purposive sampling. Data were collected using a resilience scale and analyzed using simple and multiple regression analyses with SPSS. The findings revealed that marriage duration had a positive and significant effect on resilience (β = 0.146, p = 0.009), whereas the number of children had no significant effect (β = 0.054, p = 0.336). Simultaneously, marriage duration and number of children significantly predicted resilience (F = 3.708, p = 0.026), although only marriage duration remained a consistent predictor in the regression model. These findings suggest that resilience among working mothers is shaped more by adaptive experiences accumulated throughout married life than by demographic characteristics such as the number of children. The study highlights the importance of strengthening family resources, spousal support, and family-friendly workplace policies to enhance resilience among working mothers.
Model Kebijakan Pemberdayaan di Pedesaan Indonesia Sunardi; Yulian Sri Lestari
Jurnal Administrasi Publik Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52316/jap.v20i1.235

Abstract

Sejumlah studi telah menemukan bahwa pemberdayaan pedesaan melalui berbagai skema telah terbuktif cukup efektif untuk mendorong partisipasi masyarakat dan sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat pedesaan. Namun faktanya, pemberdayaan yang berlangsung di desa belum banyak berkontribusi tertutama dalam mengatasi kemiskinan di pedesaan. Studi ini berupaya untuk masuk dalam debat teoritis yang berlangsung dengan melihat bagaimana model kebijakan pemberdayaan yang relevan untuk konteks di Pedesaan, sekaligus untuk menjawab dalam kondisi apa pemberdayaan bisa berhasil dan gagal. Mengelaborasi konsep teori model kebijakan Thomas R Dye dan teori kebijakan Kenneth E. Pigg. Menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan waancara mendalam. Artikel ini berpendapat bahwa model kebijakan pemberdayaan di pedesaan harus memperhatikan instrumen kebijakan pemberdayaan, seperti kepemimpinan dan program pemberdayaan. Instrumen ini yang akan menentukan keberhasilan dan kegagalan pemberdayaan di pedesaan. Abstraksi kasus yang disajikan dalam artikel ini menjadi contoh yang baik untuk bisa memahami bagaimana model kebijakan pemberdayaan di pedesaan yang ideal.