sunardi
UIN DATOKARAMA PALU

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POLITIK POPULISME NURDIN ABDULLAH: DARI BANTAENG MENUJU SULSEL-01 Ade Irma Surani Haliq; Reksa Burhan; sunardi
Madika: Jurnal Politik dan Governance Vol. 2 No. 1 (2022): Madika: Jurnal Politik dan Governance
Publisher : Program Studi Pemikiran Politik Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/madika.v2i1.1026

Abstract

The face of democracy in Indonesia is now starting to lead to the emergence of populism in democracy in Indonesia. A number of existing studies have concluded about the rise of populism as a phenomenon in electoral democracy. This article will look at the forms and patterns of populism played by actors at the local level in the arena of electoral democracy. By taking a case study, in South Sulawesi. The emergence of Nurdin Abdullah as a populist political actor won the electoral battle at the local level. By using a literature study, this article builds an argument. Although populism does not contradict democracy, populism also has its limitations. Populism strengthens when social and political institutions are functionally problematic, so the emergence of charismatic political actors is an unavoidable alternative.
Model Kebijakan Pemberdayaan di Pedesaan Indonesia Sunardi; Yulian Sri Lestari
Jurnal Administrasi Publik Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52316/jap.v20i1.235

Abstract

Sejumlah studi telah menemukan bahwa pemberdayaan pedesaan melalui berbagai skema telah terbuktif cukup efektif untuk mendorong partisipasi masyarakat dan sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat pedesaan. Namun faktanya, pemberdayaan yang berlangsung di desa belum banyak berkontribusi tertutama dalam mengatasi kemiskinan di pedesaan. Studi ini berupaya untuk masuk dalam debat teoritis yang berlangsung dengan melihat bagaimana model kebijakan pemberdayaan yang relevan untuk konteks di Pedesaan, sekaligus untuk menjawab dalam kondisi apa pemberdayaan bisa berhasil dan gagal. Mengelaborasi konsep teori model kebijakan Thomas R Dye dan teori kebijakan Kenneth E. Pigg. Menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan waancara mendalam. Artikel ini berpendapat bahwa model kebijakan pemberdayaan di pedesaan harus memperhatikan instrumen kebijakan pemberdayaan, seperti kepemimpinan dan program pemberdayaan. Instrumen ini yang akan menentukan keberhasilan dan kegagalan pemberdayaan di pedesaan. Abstraksi kasus yang disajikan dalam artikel ini menjadi contoh yang baik untuk bisa memahami bagaimana model kebijakan pemberdayaan di pedesaan yang ideal.