Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh CAR, NPF, BOPO terhadap Return On Assets dengan DPK sebagai variebel moderating pada Bank Umum Syariah Tahun 2019-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kuantitatif dengan menggunakan data sekunder BUS tahun 2019-2023. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan aplikasi SPPS 22. Analisis data menggunakan analisi regresi linier berganda dan untuk menguji variabel moderasi penulis menggunakan uji MRA atau Moderated Regression Analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA), dengan nilai signifikansi 0,290 (> 0,05) dan t-hitung 1,073 lebih kecil dari t-tabel 2,02619. Hal ini mengindikasikan bahwa kecukupan modal yang dimiliki bank tidak secara langsung meningkatkan profitabilitas. Selanjutnya, Non-Performing Financing (NPF) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, dengan nilai signifikansi 0,604 (> 0,05) dan t-hitung 0,524 lebih kecil dari t-tabel. Ini menunjukkan bahwa pembiayaan bermasalah belum berdampak langsung pada profitabilitas bank. Sebaliknya, Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, dengan nilai signifikansi 0,003 (< 0,05) serta t-hitung -3,148. Artinya, semakin tinggi BOPO, semakin rendah profitabilitas bank, yang mengindikasikan efisiensi operasional berperan penting dalam meningkatkan kinerja keuangan. saran bagi penelitian selanjutnya untuk mempertimbangkan variabel lain yang berpotensi mempengaruhi variable dependen selain CAR, NPF, BOPO.