p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Arsy
Abdul Rouf
Universitas Darul Ulum Jombang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Kepada Sesama Terhadap Perilaku Bullying Ainun Khosiah; Abdul Rouf
Arsy Vol. 10 No. 1 (2026): Arsy : Jurnal Studi Islam
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/arsy.v10i1.10101

Abstract

Fenomena yang menyita perhatian pendidikan zaman sekarang adalah perundungan (bullying) di sekolah, baik yang dilakukan oleh guru terhadap siswa, maupun oleh siswa terhadap siswa yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji korelasi antara nilai-nilai pendidikan akhlak dalam Kitab Al-Akhlak lilbanat dan Taisir al-Khollaq fi ‘ilmil akhlaq terhadap perilaku bullying di Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MAPK) MAN 4 Jombang. Responden terdiri dari 40 siswa dari kelas XII (MAPK) MAN 4 Jombang, Pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket dengan skala likert. Data dianalisis dengan uji regresi menggunakan SPSS versi 25 for Windows dengan hasil yang menunjukkan bahwa: Terdapat korelasi yang signifikan nilai-nilai pendidikan akhlak kepada sesama dalam Kitab Al-Akhlak lilbanat dan Taisir al-Khollaq fi ‘ilmil akhlaq dengan perilaku bullying pada siswa (MAPK) MAN 4 Jombang, sehingga hal ini menunjukkan efektivitas nilai-nilai akhlak dalam menurunkan bullying, MANPK 4 Jombang dapat terus memperkuat dan memperluas program pendidikan akhlaknya. Kata Kunci: Nilai Pendidikan Akhlak, Kitab Al-Akhlak Lilbanat, Kitab Taisir Al-Khollaq Fi ‘Ilmil Akhlaq, Bullying
Penguatan Nilai Agama dan Budi Pekerti dalam Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kurikulum Merdeka Elok Elok Hurun Maknunin; Abdul Rouf
Arsy Vol. 10 No. 1 (2026): Arsy : Jurnal Studi Islam
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/arsy.v10i1.10105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam memperkuat nilai agama dan budi pekerti pada anak usia 3–4 tahun di KB Al-Muhajirin berbasis Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru kelompok B KB Al-Muhajirin, sedangkan informan terdiri atas wali kelas dan guru pendamping. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan nilai agama dan budi pekerti dilaksanakan melalui tiga strategi utama, yaitu (1) pembiasaan dan keteladanan, (2) kegiatan edukatif dan interaktif, serta (3) kerja sama dengan orang tua. Strategi pembiasaan dan keteladanan diterapkan melalui rutinitas harian seperti mengucapkan salam, berdoa, menjaga kebersihan, berbagi, dan meneladani perilaku guru sebagai figur panutan. Kegiatan edukatif dan interaktif dilaksanakan melalui pendekatan bermain sambil belajar, bercerita, bernyanyi, dan bermain peran yang mampu meningkatkan partisipasi aktif anak serta mendukung perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan motorik. Kerja sama dengan orang tua dilakukan melalui komunikasi intensif dan pelibatan orang tua dalam program sekolah untuk memastikan kesinambungan penanaman nilai di rumah dan di sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di KB Al-Muhajirin mendukung penguatan karakter anak secara holistik melalui pendekatan yang kolaboratif, kontekstual, dan berpusat pada kebutuhan perkembangan anak usia dini.
Pembentukan Karakter Islami Santri melalui Sistem Asrama di Pondok Pesantren Asif Shofiyan Mustajib; Tadjoer Ridjal; Abdul Rouf
Arsy Vol. 10 No. 2 (2026): Arsy : Jurnal Studi Islam
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/arsy.v10i2.10201

Abstract

Degradasi moral generasi muda menuntut peran aktif lembaga pendidikan, khususnya pesantren sebagai institusi pembentuk karakter Islami. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi proses pembentukan karakter Islami santri, metode yang digunakan, serta faktor pendukung dan penghambatnya melalui sistem asrama di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus diterapkan di Asrama Al-Mubarok. Partisipan meliputi pengasuh, pembina, empat ustadz Madrasah Diniyah, dan delapan santri yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik model Miles, Huberman, dan Saldaña. Kredibilitas data dijamin melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian mengidentifikasi enam dimensi karakter Islami yang dibentuk: religius, sosial, disiplin, sederhana, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Karakter religius dikembangkan melalui mujahadah terstruktur seperti istighotsah, sorogan Al-Qur'an, dan diba'iyah. Karakter sosial dibentuk melalui kajian kitab fiqih-akhlak, keteladanan ustadz, ro'an, khidmatul ummah, dan muhadharah. Pembentukan karakter ditempuh melalui empat metode utama: pembiasaan, keteladanan, ceramah, dan hukuman edukatif. Faktor pendukung mencakup sistem penempatan santri, sarana memadai, tata tertib yang jelas, tenaga pendidik profesional, dan kerjasama dengan orang tua. Adapun faktor penghambat meliputi kurangnya kesadaran diri santri, pengaruh negatif santri non-asrama, pola asuh permisif orang tua, dan senioritas tidak sehat. Sistem asrama terbukti efektif sebagai laboratorium sosial pembentukan karakter melalui integrasi nilai hablum minallah dan hablum minannas. Penelitian ini menawarkan model praktis bagi pengelola pesantren sekaligus membuka peluang penelitian lanjutan tentang efektivitas komparatif berbagai model pembentukan karakter di pesantren.