Tadjoer Ridjal
Universitas Darul Ulum Jombang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KEEFEKTIFAN KONSELING KELOMPOK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MEREDUKSI KECANDUAN GAME ONLINE PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Munajat Munajat; Miftakhul Djannah; Tadjoer Ridjal
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.805 KB)

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui adanya penurunan kecanduan bermain game online pada siswa kelas XI sekolah menengah kejuruan setelah diberikan layanan konseling kelompok dengan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy.Dari sampel sebanyak 10 siswa pada pre-test, terdapat kategori sangat tinggi sebanyak 1 siswa dengan persentase 10% dan kategori tinggi sebanyak 9 siswa dengan persentase 90% Selanjutnya, untuk post-test terdpat kategori rendah sebanyak 3 siswa dengan persentase 30% sementara untuk kategori sedang sebanyak 7 siswa dengan persentase 70% sehingga frekuensi yang diperoleh sebanyak 10 siswa dengan persentase 100%.Jadi dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini terdapat penurunan kecanduan bermain game online pada siswa sebelum diberikan layanan konseling kelompok dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy.
HUBUNGAN KEDISIPLINAN ANAK DENGAN MODEL SEKOLAH DARING DI KB HABIBUR ROHMAN Trias Jayanti; Siti Arifah; Tadjoer Ridjal
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.199 KB)

Abstract

Pada tanggal 24 maret 2020 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran COVID, dalam Surat Edaran tersebut dijelaskan bahwa proses belajar dilaksanakan di rumah melalui pembelajaran daring/jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kedisiplinan Anak Dengan Model Sekolah Daring Di PAUD Habibur Rohman Desa Barongsawahan. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Penelitian ini di laksanakan di PAUD Habibur Rohman Desa Barongsawahan, populasi penelitian adalah semua peserta didik PAUD Habibur Rohman sejumlah 41 Anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode angket digunakan untuk mengumpulkan data Profesionalisme Guru dan Motivasi Belajar Siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 41 responden sebagian besar (73,2%) kedisiplinan anak adalah tinggi sejumlah 30 responden. diketahui bahwa dari 18 responden sebagian besar (61,1%) model sekolah daring sesuai sejumlah 11 responden. Dari hasil uji statistik Pearson Correlation diperoleh angka signifikan atau nilai probabilitas (0,000) lebih kecil dari standart signifikan 0,05 atau (r < a), dikarenakan r < a, yang berarti ada hubungan Kedisiplinan Anak Dengan Model Sekolah Daring Di KB Habibur Rohman Barongsawahan Bandarkedungmulyo Jombang sehingga hipotesis diterima. Diharapkan orangtua yang anaknya malas belajar untuk lebih meningkatkan atau merubah Kedisiplinan Anak saat Model Sekolah Daring di rumah
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Anak Pra Sekolah Usia 4-6 Tahun Fajar Hanafi; Tadjoer Ridjal
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.738 KB) | DOI: 10.32492/thalaba.v4i2.699

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua dengan perkembangan anak pra sekolah usia 4-6 tahun di RA Muslimat Sumberjo Jombang Penelitian ini di laksanakan di RA Muslimat Sumberjo Jombang adalah semua orang tua anak pra sekolah usia 4-6 tahun di RA Muslimat Sumberjo Jombang sejumlah 25 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode angket digunakan untuk mengumpulkan data pola asuh orangtua dan perkembangan anak. Metode dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan kegiatan pengisian angket. Untuk menjawab hipotesis penelitian menggunakan Analisis uji t regresi linier sederhana dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pola asuh orang tua di di RA Muslimat Sumberjo Jombang pada umumnya bersifat pola asuh demokratis. Perkembangan anak pra sekolah (4-6 tahun) di RA Muslimat Sumberjo Jombang sebagian besar adalah sesuai, Variabel pola asuh orangtua memiliki nilai koefesien regresi yang positif yaitu sebesar 1,551 dan pada tingkat signifikansi (< 5%) menghasilkan nilai uji t hitung sebesar 3,621, sedangkan t-tabel (± 2,069) dengan df = n-k-1 = 25-1-1 = 23, karena nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel (3,621> 2,069) yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima yang menyatakan bahwa ada pengaruh X1 terhadap Y. Kesimpulan yang diperoleh dari Uji t bahwa pengaruh pola asuh orang tua dengan perkembangan anak pra sekolah usia 4-6 tahun di RA Muslimat Sumberjo Jombang.
Pembentukan Karakter Islami Santri melalui Sistem Asrama di Pondok Pesantren Asif Shofiyan Mustajib; Tadjoer Ridjal; Abdul Rouf
Arsy Vol. 10 No. 2 (2026): Arsy : Jurnal Studi Islam
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/arsy.v10i2.10201

Abstract

Degradasi moral generasi muda menuntut peran aktif lembaga pendidikan, khususnya pesantren sebagai institusi pembentuk karakter Islami. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi proses pembentukan karakter Islami santri, metode yang digunakan, serta faktor pendukung dan penghambatnya melalui sistem asrama di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus diterapkan di Asrama Al-Mubarok. Partisipan meliputi pengasuh, pembina, empat ustadz Madrasah Diniyah, dan delapan santri yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik model Miles, Huberman, dan Saldaña. Kredibilitas data dijamin melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian mengidentifikasi enam dimensi karakter Islami yang dibentuk: religius, sosial, disiplin, sederhana, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Karakter religius dikembangkan melalui mujahadah terstruktur seperti istighotsah, sorogan Al-Qur'an, dan diba'iyah. Karakter sosial dibentuk melalui kajian kitab fiqih-akhlak, keteladanan ustadz, ro'an, khidmatul ummah, dan muhadharah. Pembentukan karakter ditempuh melalui empat metode utama: pembiasaan, keteladanan, ceramah, dan hukuman edukatif. Faktor pendukung mencakup sistem penempatan santri, sarana memadai, tata tertib yang jelas, tenaga pendidik profesional, dan kerjasama dengan orang tua. Adapun faktor penghambat meliputi kurangnya kesadaran diri santri, pengaruh negatif santri non-asrama, pola asuh permisif orang tua, dan senioritas tidak sehat. Sistem asrama terbukti efektif sebagai laboratorium sosial pembentukan karakter melalui integrasi nilai hablum minallah dan hablum minannas. Penelitian ini menawarkan model praktis bagi pengelola pesantren sekaligus membuka peluang penelitian lanjutan tentang efektivitas komparatif berbagai model pembentukan karakter di pesantren.