Juliana Baco
Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aktivitas Hepatoprotektor Ekstrak Metanol Daun Kluwih (Artocarpus camansi) terhadap Kadar SGOT-SGPT Plasma Darah Tikus (Rattus norvegicus) yang di Induksi Parasetamol Wulan Apriatin Elpira; Jastria Pusmarani; Juliana Baco
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i2.264

Abstract

Penyakit hati merupakan penyakit yang pravalensinya masih tinggi diindonesia. Salah satu kerusakan hati akibat obat parasetamol. Daun kluwih (Artocarpus camansi) memiliki senyawa flavanoid yang dapat meningkatkan produksi enzim glutatione di hati. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas hepatoprotektor ekstrak metanol daun kluwih pada tikus yang diinduksi parasetamol. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian eksprimental dengan design penelitian Pre and post test control group design. Kelompok 1 diberikan pakan standar sebagai konrol normal, Kelompok II diberikan Na CMC 0,05 % sebagai kontrol negatif,kelompok III diberikan parasetamol 180 mg/kgBB sebagai kontrol induksi, kelompok IV diberikan ekstrak daun kluwih dosis 200 mg/kgBB, kelompok V diberikan ekstrak daun kluwih dosis 400 mg/kgBB, dan kelompok VI diberikan ekstrak daun kluwih dosis 800 mg/kgBB. Analisis data dilakukan dengan metode kualitatif dan menggunakan One way Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji LSD. Dari hasil identifikasi kandungan kimia yang terdapat pada daun kluwih (Artocarpus camansi) positif mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin dan triterpenoid. Selanjutnya untuk pengujian penurunan kadar plasma darah tikus menunjukkan bahwa semua ekstrak uji mulai dari dosis terendah yang diberikan (200 mg/kg BB) hingga dosis tertinggi (800 mg/kg BB) dapat menurunkan kadar SGOT-SGPT plasma darah hewan uji. Dimana hasil dari pengukuran kadar rata-rata SGOT kelompok dosis ekstrak 1,2 dan 3 berturut-turut 36,6333 U/L, 43,7 U/L, dan 35,9 U/L dan kadar rata-rata SGPT berturut-turut sebesar 47,6666 U/L, 46,2333 U/L, dan 36,6 U/L.
Pengaruh Variasi Basis Gel Terhadap Karakteristik Fisik Sediaan Masker Gel Peel Off dari Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Siti Jumariati; Risky Juliansyah Putri; Juliana Baco; Nur Hatidjah Awaliyah Halid
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i1.330

Abstract

Penyebab timbulnya jerawat adalah produksi kelenjar minyak berlebih yang menyebabkan pori-pori penuh sehingga menimbulkan terjadinya tempat tumbuh bakteri Propionibacterium acnes. Zat aktif yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tersebut adalah daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) karena mengandung senyawa flavanoid yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Masker gel peel off adalah sediaan kosmetik yang dapat dipilih sebagai perawatan kulit untuk mencegah timbulnya jerawat. Salah satu komponen masker gel peel off yang berperan dalam menentukan sifat fisik sediaan adalah basis gel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi basis gel terhadap karakteristik sediaan masker gel peel off dari ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Penelitian ini adalah penelitian secara eksperimental laboratorium. Ekstraksi sampel dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelaarut etanol 96%. Kemudian dilakukan skrining fitokimia dengan menggunakan reaksi kimia (warna dan endapan). Ekstrak kemudian diformulasikan dalam sediaan masker gel peel off dengan menggunakan tiga basis gel yaitu basis gelatin konsentrasi 0,8%, 1%, 1,2%, HPMC konsentrasi 2%, 3%, 4%, dan Carbomer 940 pada konsentrasi 0,5%, 1%, 1,5%. Evaluasi karakteristik fisik sediaan yang dilakukan meliputi uji organoleptik, homogenitas, viskositas, pH, daya sebar, dan waktu mengering. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh variasi dan konsentrasi basis yang digunakan. Dimana, basis gel terbaik yang memenuhi semua uji karakteristik sediaan adalah basis carbomer 940. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh variasi dan konsentrasi basis gel terhadap karakteristik sediaan masker gel peel off ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.).
Review Artikel : Potensi Farmakologi Tanaman Tamarindus indica L. (Asam Jawa) sebagai Sumber Natural Antioxidant Agent dengan Metode DPPH Tenri Zulfa Dwi Ayu Putri; Wa Ode Virgin Health; Citra Dewi; Juliana Baco
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i1.402

Abstract

Asam jawa (Tamarindus indica L.) telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional karena kandungan fitokimia yang bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi farmakologi asam jawa sebagai Natural Antioxidant Agent melalui pendekatan kajian literatur. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode literatur review yang teliti untuk mengumpulkan data yang relevan dan terkait dengan potensi farmakologi asam jawa sebagai antioksidan. Pencarian artikel dilakukan menggunakan basis data akademik seperti Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed dengan menggunakan kata kunci seperti “Tamarindus indica L.”, “asam jawa”, “antioxidant agent”, dan “metode DPPH”. Berdasarkan hasil review literatur dari berbagai jurnal dapat disimpulkan bahwa asam jawa kaya akan senyawa aktif seperti flavonoid, polifenol, terpenoid, steroid, dan tanin yang berperan penting dalam aktivitas antioksidan. Senyawa-senyawa ini berpotensi membantu menangkal radikal bebas, sehingga dapat mendukung pemahaman lebih lanjut mengenai manfaat farmakologi asam jawa. Kajian ini memberikan gambaran umum tentang potensi asam jawa sebagai sumber antioksidan alami berdasarkan kandungan fitokimianya.